17 Parpol di Bener Meriah Deklarasi Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk

"Pilihan boleh berbeda, tapi kita semua bersaudara."

17 Parpol di Bener Meriah Deklarasi Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk

17 Parpol di Bener Meriah Deklarasi Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk

"Pilihan boleh berbeda, tapi kita semua bersaudara."

Bener Meriah - Sebanyak  17 Partai politik (Parpol) dan para peserta Calon legislatif (Caleg) pada Pemilihan umum (Pemilu ) Legislatif 2019, mengikuti deklarasi aman, damai, dan sejuk yang diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah,  Minggu 23 September 2018.

Deklarasi Pemilu aman damai dan sejuk tersebut, dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, di Gedung Olah Raga dan Seni (GORS) Kabupaten Bener Meriah dan turut dihadiri Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, SH, S. I. K M. Si, Dandim 0106 Letkol INF Hendry Widodo, Sekda Drs. Ismarissiska, MM, Ketua Panwaslu Bener Meriah Yusrin, Para Camat, Kapolsek, Danramil, dan Reje Kampung. 

Dalam sambutannya, Ketua KIP Bener Meriah Muhktarudin, SE menyampaikan, di Kabupaten Bener Meriah sebanyak 17 Parpol peserta pemilu legislatif telah mengikuti tahapan Pemilu 2019, di mana tahapan tersebut telah dimulai sejak Agustus 2017 dan telah dilalui dengan baik.

"Segala tahapan Pemilu 2019, telah berhasil dilalui dengan baik. Yaitu tahapan pendaftaran dan verifikasi bagi calon legislatif 2019 yang dimulai sejak Juli 2018 sampai dengan September 2018 yang ditandai dengan penetapan Daptar Calon Tetap (DCT)," jelasnya.

Di kesempatan tersebut Ketua KIP Bener Meriah juga menyampaikan, kerja keras pimpinan partai politik, pengurus partai dan para penghubung partai untuk memenuhi dokumen persyaratan Pemilu yang disampaikan kepada KIP seperti persyaratan keterwakilan  30 persen perempuan dalam Pileg ini. Lendati dalam perjalanan panjang itu banyak rintangan, namun dapat dilalui dengan baik sehinga ke-17 parpol tersebut menjadi peserta Pileg di Kabupaten Bener Meriah. 

Menurutnya, melalui deklarasi Pemilu aman, damai dan sejuk, pelaksanaan Pileg dan Pilpresdapat berjalan dengan dengan sebaik mungkin.

"Pilihan boleh berbeda, tapi kita semua bersaudara. untuk itu baik peserta pemilu maupun seluruh elemen masyarakat harus mewujudkan Pileg yang aman," pintanya.

Muhktarudin, juga menyerukan jika satu suara saja sangat menentukan pembangunan di Kabupaten Bener Meriah. untuk itu dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk jangan menjadi golongan putih (golput).

Sementara itu, Plt Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi dalam sambutannya mengatakan, Pemilu tahun ini adalah merupakan pemilu paling strategis bila dibandingkan dengan pemilu sebelum-sebelumnya.

"Pemilu tahun ini, masyarakat tidak hanya memilih calon anggota DPR-RI, DPD, DPRA, atau DPRK, namun juga menentukan ruh atau nyawa negeri in,i karena masyarakat juga Pemilihan Presiden," katanya.

Lebih lanjut Abuya H. Sarkawi menyampaikan, mengingat Pemilu itu sangat penting, maka sudah menjadi keharusan Pemerintah, TNI, Polri, seluruh Parpol dan seluruh elemen masyarakat luas untuk menjaga Pemilu ini dengan baik. 

Kata Abuya, yang harus kita pahami bersama, Pemilu kali ini bukan Pemilu secub lokal namun ini adalah agenda nasional. Untuk itu kita semua harus mendeteksi dini, dan mengawasi setiap gejala-gejala yang berpotensi untuk merusak pesta demokrasi.

Dia juga menghimbau kepada seluruh Caleg, agar tidak memberikan stikma-stikma negatif kepada caleg lain. 

"Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses pemilu 2019 nantinya bisa berjalan tertib dan lancar," pungkas Abuya. []