200 Murid SMP Belajar di Tugu Rimba Raya 

Grup belajar tersebut terdiri dari IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia

200 Murid SMP Belajar di Tugu Rimba Raya 

200 Murid SMP Belajar di Tugu Rimba Raya 

Grup belajar tersebut terdiri dari IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia

Bener Meriah - Dalam upaya kesiapan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah meluncurkan program pembinaan siswa berperestasi melalui kegiatan grup belajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Drs. Rayendra menyampaikan, program pembinaan siswa berperestasi yang dirangkum dalam grup belajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) diikuti sedikitnya 200 siswa-siswi pelajar tingkat SMP se-Kabupaten Bener Meriah. 

"Kegiatan grup belajar tersebut telah diluncurkan pada 1 Oktober 2018 yang lalu di SMP Negeri I Bandar yang didukung oleh seluruh Kepala Sekolah," katanya. 

Lanjutnya, besok merupakan kegiatan ke-4 dan direncanakan akan bertempat di Monumen Tugu Radio Rimba Raya di Kecamatan Pintu Rime Gayo yang akan diikuti 200 peserta dan dihadiri psikolog. 

Lebih jauh Rayendra menuturkan, grup belajar tersebut terdiri dari IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Untuk pelaksanaannya sendiri telah disepakati dengan frekuensi pertemuan satu kali dalam satu minggu, serta tidak terfokus di satu tempat saja dan dibatasi ruang kelas.

"Kegiatan grup belajar ini tidak terfokus pada satu tempat dan tidak dibatasi ruang waktu artinya setiap pertemuan dilaksanakan d itempat berbeda dan dilakukan selain di dalam ruangan juga dilakukan pada ruang terbuka," jelasnya. 

"Tujuannya, secara mental murid akan memiliki keluesan, dan secara kognitif akan jauh lebih siap menghadapi UNBK pada 2019 mendatang selain itu juga meningkatkan silaturahmi antara sekolah yang satu dengan yang lainnya," tutur Rayendra. 

Katanya lagi, kegiatan ini akan berlangsung sampai menjelang UNBK dengan program ini diiharapkan dapat menjadi sebahagian dari jawaban untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.[]