5.472 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikut PBAK

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkaya wawasan dan memperkenalkan kepada mahasiswa baru tentang tata aturan kehidupan kampus serta norma-norma akademik yang berlaku

5.472 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikut PBAK

5.472 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikut PBAK

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkaya wawasan dan memperkenalkan kepada mahasiswa baru tentang tata aturan kehidupan kampus serta norma-norma akademik yang berlaku

Banda Aceh - Sebanyak 5.472 mahasiswa baru (Maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2018, kegiatan tersebut berlangsung 29-31 Agustus 2018, di Lapangan Bola Kaki Kampus UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA disela-sela kegiatan PBAK, Rabu (29/8)mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkaya wawasan dan memperkenalkan kepada mahasiswa baru tentang tata aturan kehidupan kampus serta norma-norma akademik yang berlaku.

Dikatakan, Sistem PBAK yang dilaksanakan di UIN Ar-Raniry bersifat pengembangan wawasan akademik, dan juga berkaitan dengan pembelajaran serta perkuliahan, yakni tentang norma akademik dan bagaimana berinteraksi di kampus dengan baik, disamping itu juga diperkenalkan organisasi-organisasi kemahasiswaan yang ada.

“PBAK ini lebih dikembangkan yang sifatnya akademik, pengenalan sistem informasi akademik yang wajib diketahui oleh setiap mahasiswa, karena UIN Ar-Raniry telah memberlakukan sistem tersebut untuk semua proses belajar mengajar,” ujar Warul.

Rektor menyampaikan selamat atas keberhasilan para peserta PBAK yang telah menjadi mahasiswa UIN Ar-Raniry, telah melampaui persaingan yang ketat dalam meraih tempat untuk belajar di kampus ini, peserta PBAK ini adalah mahasiswa terpilih dari lebih 17.800 calon ingin kuliah dan mendaftar di kampus UIN Ar-Raniry.

“Kami mengharapkan kepada mahasiswa agar mampu dalam menyesuaikan diri, berkarya dan belajar dengan baik dalam suasana dan atmosfir di kampus tercinta Jantong Hate Rakyat Aceh ini, kami ingatkan kepada mahasiswa, bahwa hari ini adalah pemuda dan ke depan akan menjadi pemimpin baik kampus, daerah masing-masing dan pemimpin bangsa ini,” ungkap Warul Walidin.

Oleh karena itu lanjut Warul, PBAK ini bertujuan untuk memperkaya wawasan, menumbuhkan kebanggaan sebagai warga kampus di UIN Ar-Raniry, menjadi pelopor edukasi terbaik yang basis interkoneksitas dan integrasi Keislaman Sain modern dan wawasan kebangsaan.

“Kita dapat menuguhkan kembali jati diri UIN Ar-Raniry sebagai sentrum tamaddun Islam yang dapat mengharumkan nama Aceh dan Indonesia pada tataran Internasional, Imam Syafi’I mengatakan dalam sejumlah kitabnya, gunakanlah waktumu untuk belajar karena itu kunci kemuliaan, gunakanlah waktumu untuk selalu membaca karena itu kunci kebahagiaan, dan gunakanlah waktumu selalu untuk iman karena itu kunci ketenangan,” ucap Prof Warul.

Rektor menyatakan, UIN Ar-Raniry patut berbangga karena setiap tahunnya memiliki mahasiswa luar negeri, di antaranya dari Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam, Malaysia dan beberapa Negara lainnya, ini suatu kebanggaan bahwa UIN Ar-Raniry bukan hanya dikenal di Nusantara saja, namun juga dikenal di seantero jagat ini. “Saya menyampaikan terima kasih kepada orang tua mahasiswa yang telah memilih UIN Ar-Raniry sebagai tempat melanjutkan pendidikan bagi generasi bangsa ini”.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Saifullah, M.Ag menyebutkan, peserta PBAK tahun 2018 diikuti oleh 5.472 mahasiswa baru, 78 di antaranya mahasiswa luar negeri, kegiatan berlangsung selama tiga hari, 29 hingga 31 Agustus 2018, hari pertama dilaksanakan ditingkat universitas atau panitia bersama, pada hari ke dua dilaksanakan ditingkat fakultas dan hari terakhir dipandu oleh panitia ditingkat prodi, selanjutnya penutupan dilakukan di lapangan bola kaki kampus UIN Ar-Raniry.

“Kegiatan tersebut juga disampaikan orasi ilmiah oleh pejabat Forkopimda, antara lain orasi pertama disampaikan oleh Kolonel Caj. Dr. Ahmad Husein S, MA, staf ahli bidang Hukum dan Humaniter Kodam Iskandar Muda, orasi ke dua disampaikan oleh Kompol. Kasino, Kasi Bintibmas Polda Aceh dan orasi ke tiga disampaikan oleh Kajati Aceh Dr. Chaerul Amir, SH, MH,” kata Saiful.

Warek III menambahkan, kegiatan pembukaan berjalan dengan baik, panitia telah bekerja keras, di antaranya telah mempersiapkan tim medis dan ambulance untuk menangani peserta yang sakit dari KSR PMI dan Klinik UIN Ar-Raniry. []