61 batang Kayu Balok tak bertuan ditemukan di Sungai Buluh Sema Aceh Singkil

61 batang Kayu Balok tak bertuan ditemukan di Sungai Buluh Sema Aceh Singkil
Puluhan Kayu tak bertuan Bergelimpangan di Sungai buluh Sema kec Suro Aceh Singkil Rabu (7/6). Foto: Idrus

61 batang Kayu Balok tak bertuan ditemukan di Sungai Buluh Sema Aceh Singkil

ACEHNEWS SINGKIL - Gabungan Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Aceh dan Kepolisian mengamankan sebanyak 61 Balok tak bertuan di Sungai Buluh Sema Kecamatan Suro Kab. Aceh Singkil Selasa sore (6/6). Kayu yang di amankan tersebut jenis komersial Meranti dan Durian hutan.

Syahrial Kasi Perlindungan dan Konservasi Alam UPTD KPH Wilayah VI Subulussalam yang membawahi Lima Wilayah ini kepada Wartawan Rabu (6/7) di Desa Buluh Sema mengatakan sebelumnya pihaknya telah menerima laporan dari anggota mereka dari Singkil, tidak butuh waktu lama Syahrial langsung suruh tangkap, dan amankan. 

"Saya di kabari anggota bahwa mereka menemukan kayu tak bertuan, ya saya suruh amankan, setelah itu nanti kita bawa ke Polres atau (KPH)," Ungkapnya

Syahrial mengaku terkait kayu tak bertuan itu Pihaknya belum mengetahui jelas status hukumnya karena tidak jelas siapa pemilikanya, ini temuan atau sitaan," Ujarnya.

Sementara asal puluhan kayu tersebut, dari keterangan masyarakat setempat sebanyak 61 kayu balok itu dinteggarai berasal dari Pakpak Barat (Sumut), sejauh ini kami belum bisa memastikan secara pasti sebab kami belum lacak dan meninjau ke lokasi, kalaupun bener dari wilayah Pakpak Barat itu masih Hutan Lindung. Jelasnya

untuk sementara Syahrial menyampaikan Kayu yang ditemukan itu di bawa ke kantor KPH Subulussalam sebelum ada kejelasan status hukumnya, tiga hari kedepan baru bisa di putuskan, kalau nanti nya barang tersebut sebuah temuan kami yang akan tangani dan kalau sitaan kita serahkan ke pihak Polres Aceh Singkil. 

selain itu kata Syahrial Sebagian warga setempat menilai bahwa kayu meranti tersebut rencana akan di bawa ke Medan (Sumatera Utara) makanya telah di potong 2,3 - 2,5 meter untuk mempermudah memasukan ke dalam mobil besar.

Sebagian kalangan lagi menilai pelaku yang memiliki kayu tersebut berencana menggendongkan kayu meranti ke Pohon Durian hutan, tujuannya agar dikira bahwa semua kayu itu dari batang durian.