8 Penyebab Sakit Kepala yang Seringnya Tidak Anda Sadari

Ternyata ada beberapa penyebab sakit kepala lainnya yang mungkin tidak pernah Anda sadari.

8 Penyebab Sakit Kepala yang Seringnya Tidak Anda Sadari
Foto: klikdokter

8 Penyebab Sakit Kepala yang Seringnya Tidak Anda Sadari

Ternyata ada beberapa penyebab sakit kepala lainnya yang mungkin tidak pernah Anda sadari.

Sakit kepala biasanya disebabkan oleh suatu penyakit lain, misalnya flu atau demam. Sakit kepala bisa juga terjadi karena Anda kurang tidur atau telat makan. Meski begitu, ternyata ada beberapa penyebab sakit kepala lainnya yang mungkin tidak pernah Anda sadari. Apa saja? Simak di sini jawabannya.

Penyebab sakit kepala yang tidak terduga dan sering tidak disadari

1. Postur tubuh

Jangan salah. Membungkuk terlalu lama atau posisi duduk tertentu yang menyebabkan ketegangan di punggung bagian atas, leher, dan bahu, bisa menyebabkan sakit kepala.

Cara mengatasinya: Hindari duduk atau berdiri lama dengan posisi yang sama dalam waktu lama. Duduk tegak bisa dukung tulang belakang Anda tetap stabil sehingga tidak menerima banyak tekanan. Sesekali, bangkit dari duduk dan berjalan kaki untuk meringankan otot-otot yang tegang.

2. Makanan

Makanan yang diasapi, diasamkan, dikeringkan, atau dipanaskan beberapa kali, cenderung mengandung sulfit yang dapat melebarkan pembuluh darah Anda. Ini bisa menjadi penyebab sakit kepala Anda, terutama yang muncul tepat setelah makan. Keju juga mengandung sulfit yang bisa menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang.

Cara mengatasinya: Anda bisa mencatat makanan apa saja yang setiap kali Anda makan bisa membuat sakit kepala. Setelah Anda mempersempitnya, cobalah untuk menghindari makanan tersebut sampai Anda bebas dari sakit kepala.

3. Akhir pekan

Banyak orang yang “membalas” waktu begadang mereka di hari kerja dengan bangun siang selama akhir pekan. Diam-diam, ini bisa menyebabkan sakit kepala Anda sering kumat. Jadwal bangun dan pergi tidur yang tidak teratur bisa mengacaukan ritme sikadian tubuh yang kemudian memicu sakit kepala tiba-tiba.

Cara mengatasinya: Istirahat di akhir pekan tentu boleh. Namun sebaiknya tetap bangun di waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Ini cara terbaik untuk menjaga ritme sikardian Anda tetap konsisten. Jika Anda ingin lebih banyak tidur, tambahkan tidur siang di akhir pekan Anda.

4. Ada masalah yang sedang dipikirkan

Bertengkar dengan pasangan, masalah pekerjaan di kantor, atau memikirkan orangtua yang sedang sakit lama-lama bisa membuat Anda cemas dan stres.

Ketika Anda stres, Anda cenderung bernapas lebih dangkal dan cepat-cepat. Semakin sedikit oksigen yang diterima oleh otak, semakin banyak pembuluh darah yang menyempit. Inilah yang dapat menyebabkan sakit kepala tiba-tiba kambuh. Stres juga bisa menyebabkan ketegangan otot di belakang kepala, menyebabkan sakit kepala tegang.

Cara mengatasinya: Jika Anda sedang merasa cemas dan banyak pikiran, tetap atur pernapasan Anda seperti biasa. Usahakan untuk mengambil napas dalam-dalam di hitungan ke empat, tahan napas selama 5-7 detik, lalu hembuskan. Ulangi beberapa kali.

5. Menatap layar gadget

Menatap layar komputer sepanjang hari dapat memberikan tekanan berlebih pada mata Anda. Begitu pula dengan layar ponsel pintar Anda. Variasi dalam cahaya dan kecerahan layar akan mengaktifkan retina dan saraf di belakang mata Anda yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Cara mengatasinya: Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda menatap layar komputer lebih sering, berilah mata Anda untuk istirahat sekitar 10 menit per jam. Anda bisa berjalan-jalan, ngonrol dengan teman, dan membaca majalah atau buku.

Anda juga bisa menggunakan kacamata anti radiasi selama berada di depan layar komputer. Selain itu, perhatikan juga posisi duduk Anda. Duduklah atau berdirilah dengan posisi tegak, sehingga Anda tidak perlu membungkukkan leher untuk melihat layar handphone.

6. Peka terhadap bau tertentu

Beberapa orang lebih peka terhadap bau tertentu, terutama yang beraroma menyengat seperti bensin, rokok, dan parfum. Tanpa disadari, menghirup bebauan ini dapat menyebabkan sakit kepala.

Cara mengatasinya: Hindari tempat yang mungkin memunculkan bau yang tidak Anda suka. Namun, biasanya Anda tidak dapat mengendalikan bau yang timbul di sekitar Anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membawa botol kecil berisi minyak esensial seperti lavender atau peppermint. Keduanya bisa membantu mengurangi sakit kepala dan membuat Anda merasa nyaman dan tenang.

7. Mengikat rambut yang terlalu kencang

Banyak wanita yang mengalami sakit kepala akibat mengikat rambut terlalu kencang atau menata rambut sedemikian rupa sehingga membuat kulit kepala tertarik dan menyebabkan ketegangan.

Cara mengatasinya: Anda cukup melonggarkan ikat rambut untuk menghilangkan rasa sakitnya dengan segera. Setelah itu, rasa sakit akan hilang dalam 30 menit.

8. Cahaya terang matahari

Cahaya silau sinar matahari atau bahkan melihat pantulan matahari saja pun dapat menjadi penyebab sakit kepala. Pantulan cahaya langsung ke mata dapat merangsang kerja talamus, bagian otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke tubuh Anda untuk menyebabkan rasa sakit.

Cara mengatasinya:  Gunakan kacamata untuk melindungi mata Anda dari pantulan sinar matahari yang terang.

Sumber: Hellosehat