Abu Bakar, Caleg yang Maju Tanpa Visi Misi 

Menurutnya visi dan misi itu tak lebih dari omong pesot (bual) serta pembodohan terhadap rakyat.

Abu Bakar, Caleg yang Maju Tanpa Visi Misi 

Abu Bakar, Caleg yang Maju Tanpa Visi Misi 

Menurutnya visi dan misi itu tak lebih dari omong pesot (bual) serta pembodohan terhadap rakyat.

Bener Meriah - Tokoh pendidikan Bener Meriah yang memiliki segudang pengalaman dalam hal birokrasi, akan muncul menjadi salah satu kandidat calon legislatif (Caleg) untuk memperebutkan salah satu kursi, dari 9 (sembilan) kursi yang tersedia untuk daerah pilihan (dapil) 1 Kecamatan Bukit dan Weh Pesam.

Putra Uning Teritit yang lahir pada 09 Juli 1958, merupakan mantan seorang guru yang banyak mendidikasikan hidupnya sebagai tenaga pengajar. Mantan sekertaris Dishub, Kadis Kebersihan, kepala  Satpol PP, dan jabatan terakhir yang pernah disandangnya adalah Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bener Meriah. Setelah itu pengabdiannya untuk Bener Meriah terputus karena memasuki masa pensiun.

Tekad kuat serta rasa kepedulian yang tinggi yang di barengi jiwa mendidik yang kental, serta rasa ingin berbuat yang terbaik untuk Bener Meriah. Abu Bakar (60) akhirnya memutuskan untuk maju sebagai calon legislatif DPRK Bener Meriah, lewat partai Nasdem dengan nomor urut 5.

Loyalitas, mengayomi, peduli, serta pekerja keras itulah tampilan pribadi dari seorang Abu Bakar. Berani, jujur, setie, mukemel adalah wujud karakter diri yang akan berani bersuara ketika menyangkut kepentingan rakyat.

Anehnya Caleg yang satu ini tak punya visi dan misi. Menurutnya visi dan misi itu tak lebih dari omong pesot (bual) serta pembodohan terhadap rakyat.

"Saya maju sebagai calon legeslatif apa adanya, jujur tanpa janji, dalam kesederhanaan. Semua  tergantung kepada masyarakat sebagai pemilik suara dalam hal memilah dan memilih," ucapnya.

Ungkapan keyakinan serta rasa optimisme yang kuat disampaikan oleh Abu Bakar saat di temui Acehnews.co di kediamannya Kampung Uning Teritit kec. Bukit Kabupaten Bener Meriah. Selasa 30 Oktober 2018.

Abu Bakar juga tidak menutupi terkait track record dan jejak rekamnya. "Saya ini mantan guru, juga mantan birokrasi. Jadi saya tau betul apa yang harus saya perbuat, sekiranya Allah SWT mengijinkan saya duduk menjadi anggota DPRK Bener Meriah," ucapnya.

Karena menurut Abu Bakar, seorang guru pasti tahu tentang muridnya, seorang birokrat pasti tau yang menjadi skala prioritasnya.

"Sekiranya Allah SWT mengijinkan saya menjadi salah satu wakil rakyat Bener Meriah, tentu saya tahu apa yang harus saya perbuat untuk rakyat, dan orang orang yang telah berbuat," tegasnya.

Dia menambahakan, yang harus dipahami adalah fungsi anggota legislatif itu sendiri dan harus menempatkan pada fungsi yang hakiki ya yaitu pengawasan (kontrol), pengesahan anggaran (bageting), pengesahan produk hukum, Qanun (legeslasi). Dan tentunya  sebagainya caleg tugas dan fungsi legislatif itu harus dipahami agar kita tidak terkesan umbar-umbar janjinya. 

Lewat Acehnews.co, Abu Bakar juga turut mengucapkan selamat hari sumpah pemuda ke 90  Khusus untuk para putra putri Kabupaten Bener Meriah, sembari mengajak semua komponen masyarakat Bener Meriah untuk bersama sama membangun negeri di atas awan, Kabupaten Bener Meriah.[]