Abusyik: Tenaga Kesehatan di Pidie Harus Banyak di Lapangan

"Ke depan tenaga kesehatan diarahkan 30 persen di kantor dan 70 persen wajib turun ke lapangan,"

Abusyik: Tenaga Kesehatan di Pidie Harus Banyak di Lapangan
Abusyik saat membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) yang digelar Dinas Kesehatan Pidie di Hotel Safira, Sigli, Selasa 10 April 2018.

Abusyik: Tenaga Kesehatan di Pidie Harus Banyak di Lapangan

"Ke depan tenaga kesehatan diarahkan 30 persen di kantor dan 70 persen wajib turun ke lapangan,"

Sigli - Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abusyik menyebutkan, tenaga kesehatan akan diarahkan penempatan kerja lebih banyak berada di lapangan bersama dengan masyarakat agar mudah mendeteksi persoalan kesehatan yang dialami oleh masyarakat.

"Ke depan tenaga kesehatan diarahkan 30 persen di kantor dan 70 persen wajib turun ke lapangan," kata Abusyik saat membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) yang digelar Dinas Kesehatan Pidie di Hotel Safira, Sigli, Selasa 10 April 2018.

Bupati Roni meminta petugas kesehatan juga mensosialisasikan kepada masyarakat agar menghindari makanan yang mengandung bahan kimia. Dan khusus kaum ibu dianjurkan untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) eklusif terhadap anak-anaknya.

"ASI merupakan asupan terbaik bagi tumbuh kembang sianak. Begitu banyak khasiat terkandung di dalamnya yang akan mendukung berbagai tahapan tumbuh kembang bayi," ucapnya

Dikatakan hidup sehat berawal dari pola makan yang teratur dan asupan gizi yang seimbang. Mengenai adanya kasus gizi buruk, kematian ibu dan anak dan sejumlah keluhan pelayanan di Puskesmas Abusyik meminta dinas terkait agar segera meningkatkam kualitas pelayanannya.

"Tenaga kesehatan di Puskemas juga harus menyebar ke gampong-gampong. Jangan menumpuk di kantor," ujarnya.

Rapat kerja yang berlangsung dua hari itu bertujuan untuk mensosialisasi program kesehatan kepada lintas sektor. Program Indonesia sehat, pendekatan keluarga.[]