Ahmadi: Ketahuan Berjudi di Pacuan Kuda Akan Dicambuk di Depan Podium

Jika ada yang ketahuan bermain judi, maka forum komunikasi daerah akan melakukan cambuk di depan podium

Ahmadi: Ketahuan Berjudi di Pacuan Kuda Akan Dicambuk di Depan Podium
Bupati Bener Meriah, Ahmadi saat membuka pacuan kuda dalam rangka HUT ke 14 Kabupaten yang dipimpinnya itu. (Photo: Samsuddin)

Ahmadi: Ketahuan Berjudi di Pacuan Kuda Akan Dicambuk di Depan Podium

Jika ada yang ketahuan bermain judi, maka forum komunikasi daerah akan melakukan cambuk di depan podium

Bener Meriah –.Bupati Kabupaten Bener Meriah, Ahmadi menegaskan kepada seluruh pemilik kuda ataupun para pecinta pacuan kuda yang hadir di lapangan Sengeda untuk mengindahkan himbauan bersama yang telah terpampang di setiap sudut maupun di tengah lapangan.

“Imbauan bersama Forkopimda dan Forkopimda Plus Kabupaten Bener Meriah itu adalah dilarang keras bermain judi, apakah itu taruhan kuda, judi dadu, atau judi-judi lainnya yang ketika malam hari kerap terjadi di lapangan ini,” tegasnya saat membuka pegelaran pacuan kuda sebagai rangkaian HUT ke-14 Kabupaten Bener Meriah.

Ahmadi melanjutkan, jika ada yang ketahuan bermain judi, maka forum komunikasi daerah akan melakukan cambuk di depan podium.

"Kalau ada yang ketahuan berjudi, maka mereka akan dicambuk di muka podium ini " sebutnya.

“Maka dari itu mari kita indahkan imbauan ini. Mari kita hindari budaya yang jelek ini bersama-sama, guna terwujudnya ketertiban kabupaten yang kita cintai ini, yaitu islami, harmoni, maju, dan sejahtera,” timpal Ahmadi.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Pacuan Kuda Bener Meriah Dilengkapi Sarana Mushala

Bupati Ahmadi juga meminta kepada aparatur penegak hukum yang bertugas di lapangan Sengeda untuk menindak tegas para pelaku perjudian di malam hari tanpa pandang bulu.

“Kendati melibatkan oknum, silahkan lapor kepada kami atau pimpinan. Karena kita berkomitmen, penyakit masyarakat ini harus kita minimalisir dan kita hentikan bersama-sama,” ujarnya.

“Kami yakin dan percaya  komitmen Forkopimda ini kalau disambut baik oleh para pemilik dan pecinta kuda. Sehingga orang tidak lagi berkata, bahwa even pacuan kuda sebagai ajang tempat berjudi, kami selaku kepala daerah ingin hal ini dapat kita jaga bersama-sama,” tuturnya

Aceh Besar Kirim Duta Pacuan Kuda

Pagelaran pacuan kuda menyambut HUT ke 14 Kabupaten Bener Meriah kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya hiburan rakyat ini diikuti tiga kabupaten dari dataran tinggi Gayo, kali ini Kabupaten Aceh Besar ikut serta dalam pangelaran tersebut

“Ada kabupaten yang sebelumnya tidak pernah mengirimkan duta, yaitu Kabupaten Aceh Besar, tapi tahun ini ikut serta,” kata Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

“Kami ucapkan terimakasih kami kepada Bupati Aceh Besar, karena telah mengirimkan dutanya dalam perlombaan pacuan kuda tradisional ini. Biasanya even pacukuda ini hanya diikuti 3 kabupaten bersaudara. Hendaklah ke depan ada lagi kabupaten-kabupaten lain yang ikut serta dan mengirim duta-dutanya untuk menyemarakkan even ini,” jelas Bupati termuda di Aceh itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah, Drs Haili Yoga dalam laporannya menyampaikan, perlombaan pacuan kuda dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Bener Meriah ke-14 diikuti 310 ekor kuda yang berasal dari 4 Kabupaten.

Menurutnya, even pacuan kuda tahun ini ada empat icon yang ditampilkan diantaranya, kantin terbaik, joki terbaik, joki terfavorit, dan kuda terbaik.

"Tujuan dari pelaksanaan even pacuan kuda ini adalah sebagai  ajang silaturahmi dengan Kabupaten yang sama-sama gayo, namun tahun ini Kabupaten Aceh Besar juga mengirimkan 2 ekor kuda untuk mengikuti perlombaan," tutupnya.[]