Akhirnya, Setya Novanto Akui Minta Jangan Seret Namanya Soal E-KTP

Setya Novanto bersikeras selalu membantah pernah menitipkan sebuah pesan kepada Diah di sela-sela acara pelantikan Ketua BPK baru di Kemayoran

Akhirnya, Setya Novanto Akui Minta Jangan Seret Namanya Soal E-KTP
Setya Novanto. [Photo : ANTARA FOTO/Rosa Panggabean]

Akhirnya, Setya Novanto Akui Minta Jangan Seret Namanya Soal E-KTP

Setya Novanto bersikeras selalu membantah pernah menitipkan sebuah pesan kepada Diah di sela-sela acara pelantikan Ketua BPK baru di Kemayoran

Jakarta - Terdakwa korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto akhirnya mengakui pernah menyampaikan sesuatu kepada mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni, agar tidak menyeret namanya dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Pesan itu agar disampaikan ke mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman, yang saat itu akan dijerat KPK. 

Sebelumnya, Setya Novanto bersikeras selalu membantah pernah menitipkan sebuah pesan kepada Diah di sela-sela acara pelantikan Ketua BPK baru di Kemayoran. Bahkan, Setya Novanto selalu berkelit tak kenal dan pernah bertemu Diah Anggraeni. 

"Saya tahu Pak Irman ini, saya dapat informasi, sering pakai nama-nama, itu ketakutan saya Yang Mulia," kata Novanto menanggapi keterangan Diah Angraeni dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 29 Januari 2018. 

Sebelumnya, Diah dalam kesaksiannya mengatakan mendapat pesan dari Novanto supaya diteruskan kepada Irman. Pesan tersebut berisi agar Novanto tak diseret-seret ke kasus e-KTP.

"Pesan dari Setya Novanto, untuk diteruskan ke Irman, tolong sampaikan kalau ditanya (penyidik), tidak kenal saya (Setya Novanto). Saya sempat abaikan pesan itu, sampai setelah saya pensiun dan mengajar, saya sampaikan pesan Pak Setya Novanto lewat Prof Zudan," kata Diah bersaksi untuk terdakwa Novanto.

Diah melanjutkan kebetulan selepas pensiun, ia mengajar di tempat yang sama dengan mantan Kepala Biro Hukum Kemendagri, Prof Arif Zudan. Saat istirahat, Diah meminta Zudan menyampaikan pesan Setya Novanto untuk Irman.

Dalam kesempatan yang sama, hakim lalu bertanya pada Zudan yang juga dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Novanto. Zudan yang kini telah menjabat Dirjen Dukcapil Kemendagri membenarkan ia pernah bertemu Diah dan diminta menyampaikan pesan kepada Irman.

"Lalu saya ketemu Pak Irman. Pada Pak Irman saya tanya apa kenal SN? Irman menjawab tidak. Ada apa Prof? Saya jawab Bu Diah sampaikan pesan soal kalau ada yang tanya, bilang tidak kenal. Saat itu Pak Irman belum tersangka," kata Zudan.[] VIVA