Bersama Tiga Pilar, Bener Meriah Deklarasi Anti Narkoba

"Narkoba itu sudah sangat meresahkan, untuk itu harus diperangi dan diberantas."

Bersama Tiga Pilar, Bener Meriah Deklarasi Anti Narkoba

Bersama Tiga Pilar, Bener Meriah Deklarasi Anti Narkoba

"Narkoba itu sudah sangat meresahkan, untuk itu harus diperangi dan diberantas."

Bener Meriah -  Usai melaksanakan Deklarasi Pemilu Aman, Damai dan Sejuk, Polres Bener Meriah juga menggelar Deklarasi Anti Narkoba serta apel bersama tiga pilar di Gors Bener Meriah, Minggu 23 September 2018.

Apel bersama tiga pilar (Reje Kampung, Bhabinkamtibmas dan Babinsa) tersebut dalam rangka mensukseskan Pemilihan umum (Pemilu) 2019, serta meningkatkan sinergi Polri dalam mewujudkan keamanan dalam negeri (Kamandagri) yang kondusif,

Kegiatan tersebut dihadiri Plt Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, SH. S. I. K M. Si, Dandim 0106 AT/BM, Sekda Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM, Asesten II bidang ekonomi dan pembangunan Abdul Muis, ST. MT. 

Dandim 0106 Aceh Tengah-Bener Meriah, Letkol Inf Hendry Widodo, dalam arahanya menyampaikan, Reje Kampung adalah ujung tombak pemerintahan sementara Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri, dan Babinsa adalah ujung tombak TNI.

Terkait dengan Narkoba, Letkol Inf Hendry Widodo menegaskan, jika narkoba sudah merambah ke pelosok-pelosok di Bener Meriah maupun di Aceh Tengah. Seperti yang kita ketahui, beberapa hari yang lalu di Kampung Wih Durin Kecamatan Syiah Utama telah diamankan warga yang memakai narkoba jenis sabu-sabu, dan sebelumnya juga terjadi di Pame Aceh Tengah.

"Narkoba itu sudah sangat meresahkan, untuk itu harus diperangi dan diberantas," kata Dandim 0106.

Sementara Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, SH. S. I. K M. Si menegaskan, dalam mewujudkan Pemilu yang aman harus selalu terjalin dan meningkatkan sinergi Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat.

Lanjutnya, baik Reje Kampung, Bhabinkamtibmas, maupun Babinsa adalah yang paling memahami situasi di wilayahnya masing-masing. Untuk itu koordinasi dan komunikasi harus selalu terjalin guna untuk mensukseskan Pileg maupun Pilpres 2019.

AKBP Fahmi Irwan Ramli juga menekankan jika netralitas TNI, Polri dalam pemilu adalah harga mutlak.

Kapolres Bener Meriah itu mengajak semua elemen harus pro aktif untuk memberantas narkoba di Kabupaten Bener Meriah.

"Terhadap narkoba, di jajaran Polri telah menanda tanggani Mou untuk tidak terlihat sebagai pengedar maupun pemakai. Apa bila itu ketahuan, konsekuensi sudah pasti akan dipecat," cetusnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi juga berharap, Reje Kampung, Bhabinkamtibmas dan Babinsa dapat mendeteksi dan menyampaikan Informasi-informasi yang tidak benar atau Hoax.

"Karena kita melihat di media sosial (medsos) banyak hal-hal yang negatif yang dapat mencederai Pemilu Legislatif maupun Pilpres," ujarnya.

Abuya H Sarkawi juga menyangka, selama ini ketahui narkoba jenis sabu-sabu tidak hanya ada di kota, namun telah menyerayap ke kampung-kampung.

"Dulu sabu-sabu, ngelem, itu kita mendengar terjadi di kota-kota, namun sekarang ini yang memakai sabu-sabu, ngelem juga telah ada di Bener Meriah," sebut Abuya H Sarkawi.

Dia berharap, seluruh masyarakat agar tidak coba-coba dengan narkoba, terutama bagi generasi muda harus sepakat untuk mengatakan tidak untuk narkoba.[]