BNNP: Aceh dalam Kondisi Darurat Narkoba

Aceh berada di peringkat 12 terbanyak penggunaan narkoba se-Indonesia

BNNP: Aceh dalam Kondisi Darurat Narkoba
sosialisasi bahaya narkoba “Dunia Indah Tanpa Narkoba” menyambut HUT Ke-61 PIA Ardhya Garini di GOR Praka Sutrisno Lanud Sultan Iskandar Muda, Senin 20 November 2017.

BNNP: Aceh dalam Kondisi Darurat Narkoba

Aceh berada di peringkat 12 terbanyak penggunaan narkoba se-Indonesia

Banda Aceh - Lanud Sultan Iskandar Muda mengadakan sosialisasi bahaya narkoba “Dunia Indah Tanpa Narkoba” dalam rangka menyemarakan Indonesia Jaya 2017 dan menyambut HUT Ke-61 PIA Ardhya Garini di GOR Praka Sutrisno Lanud Sultan Iskandar Muda, Senin 20 November 2017.

Kasi Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Manusia (P2M) BNNP Aceh, Masduki dalam materinya mengatakan, Indonesia saat ini dihadapkan pada kondisi darurat narkoba, karena penyalahgunaan narkoba sudah menyasar kepada anak kecil.

“Untuk itu, mari bentengi diri dengan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pandai-pandai dalam bergaul serta memilih teman,” katanya.

Menurutnya, Aceh berada di peringkat 12 terbanyak penggunaan narkoba se-Indonesia. Tidak menutup kemungkinan posisi ini akan terus naik jika generasi muda tidak peduli akan bahaya Narkoba.

“Mari para orang tua, anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat untuk cegah dini dan deteksi dini terhadap segala bentuk yang berkaitan dengan narkoba. Ini adalah proxy war yang mampu menghancurkan sebuah negera suatu saat nanti,” tegasnya.

Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/D I Lanud Sultan Iskandar Muda Ny. Poppy Suliono menyampaikan, tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut untuk mengajak generasi penerus bangsa untuk hidup sehat dan menjauhi narkoba.

“Efek yang dirasakan hanya kesenangan sesaat, halusinasi dan euphoria belaka. Tetapi setelah itu kerusakan permanen pada jaringan otak, fisik dan mental. Sehingga mari bersama-sama ciptakan dunia indah tanpa narkoba,” ujarnya.[]