Bukber dan Nobar Warnai Penutupan Kelas BCS

Kehadiran BCS untuk melatih dan mengembangkan skill generasi muda Aceh, terutama Barat Selatan di bidang media kreatif.

Bukber dan Nobar Warnai Penutupan Kelas BCS

Bukber dan Nobar Warnai Penutupan Kelas BCS

Kehadiran BCS untuk melatih dan mengembangkan skill generasi muda Aceh, terutama Barat Selatan di bidang media kreatif.

Meulaboh - Buka puasa bersama dan nonton bareng (Nobar) mewarnai penutupan kelas literasi media kreatif Basajan Creative School (BCS), Minggu 10 Juni 2018.

Kegiatan diadakan di sekretariat Basajan.net, dihadiri siswa BCS dan tamu undangan. Pada kesempatan tersebut, panitia pelaksana memutar dua film sekaligus hasil garapan Muhammad Noza, mentor kelas Videografi BCS.

Film pertama berisi tentang testimoni dan cuplikan perjalanan kelas BCS yang telah berlangsung sejak awal tahun 2018.

Kedua, film dokumenter dengan judul “Mita Sithon Pajoh Siuroe,” mengisahkan tentang ‘meugang’ di Aceh.

Usai nobar, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang diisi oleh penikmat dan pegiat film di Aceh, Murthada Todhax.

“Kedua film ini sudah bagus, terutama dari segi pengambilan gambar,” ujar Todhax.

Meski begitu, ia juga memberikan beberapa kritik dan masukan terkait alur cerita film dokumenter yang dianggap masih sedikit membosankan.

“Tinggal dipoles ulang saja pada editingnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BCS Junaidi Mulieng mengungkapkan, kehadiran BCS untuk melatih dan mengembangkan skill generasi muda Aceh, terutama Barat Selatan di bidang media kreatif.

Ia menuturkan, pada kelas BCS angkatan pertama ada 15 anak muda yang ikut mendaftar. Semuanya adalah mahasiswa. Terdiri dari lima siswa kelas jurnalistik, enam siswa kelas sastra, dua siswa kelas desaingrafis, fotografi dan videografi masing-masing satu orang.

Namun dari keseluruhan, hanya tiga siswa yang layak untuk mendapatkan pengakuan skill dalam bentuk tanda kelulusan.

Menurut Junaidi, pihaknya betul-betul selektif dalam memberikan penilaian. “Usai dari sini, kita kami berharap skill yang telah mereka punya bisa digunakan di dunia kerja,” ujarnya.[]