Bunda Paud Aceh Terima Kunjungan Hafiz Cilik

"Para hafiz cilik nantinya bukan hanya mampu membaca Al-Quran tapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari"

Bunda Paud Aceh Terima Kunjungan Hafiz Cilik

Bunda Paud Aceh Terima Kunjungan Hafiz Cilik

"Para hafiz cilik nantinya bukan hanya mampu membaca Al-Quran tapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari"

Banda Aceh – Bunda Paud Aceh, Darwati A Gani, menerima kunjungan rombongan para hafiz cilik dari Medina Bilingual School di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (14/03/2018).

Para hafiz cilik turut didampingi kepala sekolah dan para dewan guru sekolah tersebut.

Darwati mengaku sangat senang dapat bertemu dengan para hafiz cilik yang mampu menghafal Al-Quran sejak usia dini.

“Bunda senang sekali mendengar kalau teman-teman semua sudah bisa menghafal Al-Quran, nanti bunda mau mendengar langsung hafalannya,” ujarnya.

Darwati berharap para hafiz cilik nantinya bukan hanya mampu membaca Al-Quran tapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga tidak mau mereka terpaksa dalam menghafal Al-Quran, tapi para guru harus bisa menciptakan suasana agar para murid senang ketika menghafal Quran,” katanya.

Kunjungan ke Pendopo, kata Darwati juga merupakan sebuah motivasi bagi para hafiz cilik karena mendapat kesempatan untuk melihat kediaman orang nomor satu di Aceh dan bertemu dengan Bunda Paud Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Para Hafiz cilik diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan hafalan mereka di depan Bunda Paud Aceh.

Istri orang nomor satu di Aceh itu juga tidak lupa untuk mengajak para hafiz cilik untuk berkeliling Pendopo Gubernur untuk melihat suasana di sekitar pendopo.

Kepala Sekolah Medina Billingual School, Nurfazilah sangat berterima kasih pada Bunda Paud karena telah memberikan waktu dan menyempatkan diri untuk bertemu dengan para hafiz cilik dari Medini Billingual School.

Para Hafiz yang masih berumur sekitar 4 tahun kata Nurfazilah sudah mampu menghafal semua surat dalam juz 30.

“InsyaAllah nanti pada saat wisuda mereka sudah bisa menghafal satu juz,” kata Nurfazilah.

Selain menghafal Al-Quran, para murid juga dilatih keterampilan lainnya sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing.[]