Bupati dan Kakanwil Kemenag Aceh Letakkan Batu Pertama Pembangunan KUA Bintang

“Kini KUA punya fungsi ganda, bukan sekedar penyelenggara nikah tapi juga sebagai sentral pendidikan Agama, menasik haji dan pusat informasi haji."

Bupati dan Kakanwil Kemenag Aceh Letakkan Batu Pertama Pembangunan KUA Bintang

Bupati dan Kakanwil Kemenag Aceh Letakkan Batu Pertama Pembangunan KUA Bintang

“Kini KUA punya fungsi ganda, bukan sekedar penyelenggara nikah tapi juga sebagai sentral pendidikan Agama, menasik haji dan pusat informasi haji."

Takengon - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh dan Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Balai Nikah dan Menasik Haji KUA Kecamatan Bintang, Kamis 24 Mei 2018.

Dalam arahannya, Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menegaskan bahwa pembangunan KUA ini di Bintang bukan karena itu adalah kampung halamannyanya. "Ternyata dari informasi yang kami terima, masyarakat lebih siap secara swadaya menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung ini," ujarnya.

"Kita harapkan semangat menghibahkan tanah untuk kepentingan publik dan kepentingan agama ini terus hidup dalam masyarakat kita.Selaku pimpinan daerah kami mengharapkan bantuan dari Kakanwil Kemenag Aceh, agar seluruh kecamatan kita bangun balai nikah dan manasik haji yang lebih refresentatif, seperti yang akan kita letakkan batu pertamanya hari ini," kata Shabela. 

Menurutnya, peningkatan kualitas KUA dengan keberadaan Balai Nikah dan Manasik Haji diharapkan dapat memberi pendidikan keagamaan yang lebih baik kepada masyarakat," ujarnya.

Shabela juga menyampaikan terimakasih kepada Kakanwil Kemenag Aceh dan juga berharap ke depan ada lagi pembangunan KUA Kecamatan lainnya dalam Kabupaten Aceh Tengah. 

Sementara, Kakanwil Kemenag Aceh Aceh, Drs. Daud Pakeh mengatakan, kesadaran masyarakat Aceh Tengah untuk berinfaq cukup tinggi. Hal dapat dilihat dari minat apa yang telah dilakukan warga dalam pembebasan lahan pembangunan KUA Bintang ini. Daud Pakeh pun mengapresiasi semangat warga dalam berinfaq.

"Saya mendapat laporan, bahwa pembebasan lahan untuk pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Bintang, dananya 75 persen dari masyarakat. Ini perlu kita apresiasi, dimana masyarakat Aceh Tengah dalam berinfaq dan bersedeqah cukup tinggi,” kata Daud Pakeh.

Dijelaskan lagi, bahwa pembangunan Balai Nikah dan Menasik Haji Bintang ini merupakan yang keempat dibangun di Aceh Tengah sejak tahun 2016 lalu. “Gedung ini dibangun dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018, dengan biaya sebesar 1,2 M Rupiah,” terang Daud Pakeh.

Daud Pakeh menambahkan, pada masa sekarang bangunan KUA dibangun harus refresentatif dengan mempertimbangkan unsur kearifan lokalnya. “Di Aceh maupun di Gayo, pada saat ada yang nikah pasti ramai yang datang. Maka gedung Balai Nikahnya harus juga besar,” katanya. 

Dilanjutkan lagi, kehadiran Kantor Urusan Agama (KUA) yang baru dibangun di Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, bukan hanya sekedar melayani pernikahan saja. Namun lebih dari itu, KUA kini memiliki fungsi yang lebih dari itu.

“Kini KUA punya fungsi ganda, bukan sekedar penyelenggara nikah tapi juga sebagai sentral pendidikan Agama, menasik haji dan pusat informasi haji. Bangunannya pun dibangun dengan desain yg baru,” kata Daud Pakeh.

Dilanjutkan lagi, pembangunan Balai Nikah dan Menasik Haji KUA Bintang tersebut multi fungsi. “Jadi, selain untuk pelayanan nikah dan menasik haji, di KUA ini juga akan ada ruang pertemuannya, dimana ruangan ini bisa dimanfaatkan Musyawarah,” katanya.

Ia pun berharap, dengan adanya gedung KUA Kecamatan yang baru ini pelayanan kepada masyarakat juga harus lebih baik 

“Dengan bangunan baru, layanan juga harus ditingkatkan,  berikan pelayanan prima dengan layanan terbaik kepada masyarakat, apalagi setelah memilih gedung representatif, Kepala KUA ke depan tidak lagi jabatan struktural tapi jabatan fungsional,” tandasnya. []