Cakupan Identitas Kependudukan Bener Meriah Mendekati Sempurna

"Kita berharap masalah Indentitas kependudukan dapat ditangani dengan baik dan mencapai angka sempurna"

Cakupan Identitas Kependudukan Bener Meriah Mendekati Sempurna
Foto: Samsuddin

Cakupan Identitas Kependudukan Bener Meriah Mendekati Sempurna

"Kita berharap masalah Indentitas kependudukan dapat ditangani dengan baik dan mencapai angka sempurna"

Bener Meriah - Wakil Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi membuka rapat monitiring dan evaluasi pelaksanaan Program Pencatatan Sipil dan Statistik Hayati (PS2H) yang digelar oleh KOMPAK, Sabtu 24 Februari 2018.

Dalam sambutannya, Tgk H Sarkawi mengatakan, indentitas kependudukan adalah hal yang sangat penting dimiliki setiap orang guna untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintahan.

"Kita berharap masalah Indentitas kependudukan dapat ditangani dengan baik dan mencapai angka sempurna," ujarnya.

Abuya menambahkan, sejauh ini Kabupaten Bener Meriah telah mencapai 84,7 persen cakupan indentitas masyarakatnya, untuk mendapatkan cakupan yang sempurna ada 14 persen lagi menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama.

Untuk itu Lanjutnya, menyelesaikan PR yang 14 persen tersebut pihak terkait harus bekerja lebih ekstra agar masalah Indentitas kependudukan segera selesai.

"Semoga KOMPAK terus di perpanjangan kontraknya, agar program-program yang telah dilaksanakan dapat lebih disempurnakan lagi," harapnya.

Sebelumnya dalam sambutannya Diki Arisandi, mewakili KOMPAK Aceh menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah.

"Kami sangat mengapresiasi atas dukungan dan kerjasama Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, sehingga program KOMPAK dapat berjalan di daerah ini ," tututnya.

Diki Arisandi menambahkan, kegitan hari ini merupakan kajian puncak, atas kerja KOMPAK dengan seluruh mitra di daerah ini. "Untuk itu dalam monitiring dan evaluasi hari ini kita dapat merumuskan apa saja masalah dan kendala yang dihadapi," ujarnya.

"Mungkin bulan April kegitan KOMPAK akan berakhir, karena sejauh ini belum ada kepastian kelanjutan kontrak antara Bapenas dengan Pemerintah Australia. Namun kita berharap apa yang telah dilaksanakan selama ini dapat diterapkan oleh pihak yang terkait guna memberikan pelayanan dan pemenuhan Indetitas kependudukan," pungkasnya.[]