Debu Jalan Kaway XVI Sangat Merugikan Masyarakat

"Perwakilan rakyat jangan hanya diam saja"

Debu Jalan Kaway XVI Sangat Merugikan Masyarakat

Debu Jalan Kaway XVI Sangat Merugikan Masyarakat

"Perwakilan rakyat jangan hanya diam saja"

Meulaboh - Pemuda Meulaboh, Vhodzan Adzima angkat bicara terkait dengan Jalan Meulaboh - Tutut tepatnya di Desa Meunasah Rambot, Cot Trueng dan Alue Oen Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat. Proyek yang bersumber dari dana otsus mencapai Rp 4 miliar diduga dikerjakan asal jadi. Baru sebulan selesai dikerjakan, jalan tersebut rusak dan hingga kini belum d perbaiki.

Vhodzan mengatakan, jalan yang selama ini digunakan masyarakat Kaway XVI, Pante Ceureumen,  Pantoen Reu serta Sungai Mas lumpuh akibat badan jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh konsultan pelaksana, keadaan jalan tersebut sangat memprihatinkan hingga menyebabkan perputaran ekonomi masyarakat terhambat.

"Jalan ini biasanya saat bulan ramadhan di penuhi oleh pedagang-pedagang untuk berjualan akan tetapi pada bulan Ramadan 2018  ini masyarakat tidak bisa berjualan akibat terganggu oleh debu di sepanjang jalan tersebut" Ungkap Vhodzan. Sabtu, (2/6/2018) 

Vhodzan Menambahkan, kepada perwakilan rakyat jangan hanya diam saja, supaya membentuk tim pansus untuk mengusut jalan yang tak kunjung selesai tersebut.

"Saya meminta Inspektorat serta KPK untuk turun langsung melihat proyek yang bermasalah ini, kami merasa sangat dirugikan yang selama ini masyarakat harus menghisap debu hingga menimbulkan berbagai penyakit" Tegas Vhodzan yang juga putra asli Kaway XVI.[]