Didesak Kembalikan Mobil Dinas Anggota Dewan, Ini Jawaban Ketua DPRK Bener Meriah

Jumlah mobil, masing-masing komisi, serta fraksi semua ada 7 mobil dan pengembalian mobil itu kita lakukan secara bertahap.

Didesak Kembalikan Mobil Dinas Anggota Dewan, Ini Jawaban Ketua DPRK Bener Meriah
Ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi dan Anggota DPRK Bener Meriah. (Foto: Samsuddin)

Didesak Kembalikan Mobil Dinas Anggota Dewan, Ini Jawaban Ketua DPRK Bener Meriah

Jumlah mobil, masing-masing komisi, serta fraksi semua ada 7 mobil dan pengembalian mobil itu kita lakukan secara bertahap.

Bener Meriah – Tokoh Pemuda Kabupaten Bener Meriah, Konadi Adhani mempertanyakan mobil dinas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah yang belum dikembalikan kepada pemerintah.

Menurutnya, mobil dinas yang ada di Bener Meriah selain mobil pimpinan harus dikembalikan kepada pemerintah, seperti yang dilakukan anggota DPRK daerah lain di Provinsi Aceh. Salah satunya Kabupaten Aceh Tengah.

"Apa yang menjadi alasan Anggota Dewan Bener Meriah belum mengembalikannya. Apakah amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 turunannya ada yang salah,“ ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRK Bener Meriah, Guntarayadi saat dikonfirmasi acehnews.co, Senin 27 November 2017 di Kantornya mengatakan, menyangkut PP 18 tahun 2017 memang sudah di qanunkan. Namun pihaknya masih menunggu Bupati Bener Meriah untuk mempelajarinya lebih lanjut.

"Setelah mempelajari dan membahas, mungkin Bupati akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbub) menyangkut mobil dinas anggota DPRK seperti mobil dinas Ketua Komisi dan fraksi, selain pimpinan untuk dikembalikan ke bagian aset Pemda Bener Meriah," kata Guntarayadi.

"Sesuai dengan UU dalam PP 18 itu ada katagori menyangkut masalah tunjangan transportasi kepada pimpinan dewan, sementara untuk anggota dewan harus mengembalikan mobil dinas,"tambahnya.

Guntarayadi juga menegaskan jika sejauh ini mobil dinas Anggota DPRK telah dikembalikan, namun dalam perjalanan ada yang masih dalam keadaan rusak, jadi mobil yang rusak dikembalikan secara keberadaannya artinya penyerahan nantinya dilakukan di bengkel.

"Terkait jumlah mobil, masing-masing komisi, serta fraksi semua ada 7 mobil dan pengembalian mobil itu kita lakukan secara bertahap sejak pengesahan qanun itu sendiri," Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid ) Kekayaan dan Aset, Andi Suroso saat dikonfirmasi mengatakan, sampai sejauh ini belum ada penyerahan  maupun pengembalian mobil dinas yang dipinjam pakai anggota DPRK Bener Meriah. Namun jika Peraturan Bupati tentang biaya transportasi dewan sudah dibayarkan, maka mobil dinas Anggota DPRK Bener Meriah akan di tarik.

"Selain mobil Pimpinan DPRK (Ketua dan dua Wakil), yang lainnya wajib mengembalikan jika aturannya nanti sudah jelas," ujarnya.

Saat disinggung PP 18 Tahuj 2017 sudah ada, aturan apa lagi yang ditunggu sehingga pengembaliaan mobil itu baru bisa dilaksanakan? 

"Untuk saat ini kita masih menunggu anturan Peraturan Gubernur (Pergub), barulah nanti mobil tersebut kita tarik," tutupnya.[]