Disdik Aceh Latih 150 Sekolah untuk Penyusunan RKAS Online dan Laporan BOS

Disdik Aceh Latih 150 Sekolah untuk Penyusunan RKAS Online dan Laporan BOS
Kasubbag Program Dinas Pendidikan Aceh sekaligus ketua panitia Bimtek RKAS Online, Chaidir, SE MM. Photo: Khairi Rizi

Disdik Aceh Latih 150 Sekolah untuk Penyusunan RKAS Online dan Laporan BOS

Banda Aceh - Dinas Pendidikan Aceh bekerjasama dengan USADI mengelar pelatihan Bimbingan Sistem Informasi  Rencana dan Evaluasi Anggaran Pendidikan IV dan V untuk 150 sekolah tingkat SMA dan SMK se-Aceh di Hotel Grand Aceh Syariah pada Rabu 18-20 Oktober 2017.

Kasubbag Program Dinas Pendidikan Aceh sekaligus ketua panitia kegiatan Chaidir, SE MM, menyatakan kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari itu, diikuti 300 orang insan pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah, bendahara dan operator. Ke 300 peserta tersebut dibagi dalam dua angkatan dan 6 kelompok.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan guna melatih sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK yang ada di Aceh agar dapat menyusun Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) dengan baik dan benar.

“Kegiatan ini di laksakan untuk memastikan semua sekolah tingkat SMA dan SMK yang ada di aceh dapat membuat RKAS dengan baik dan benar. Selain itukegiatn ini juga untuk singkronisasi penyusunan dan pelaksanaan kegiatan sekolah yang bersumber dari dana BOS, agar sesuai dengan juknis dan aturan yang sudah di tetapkan,” ujar Chaidir dalam sambutanya pada pembukaan acara.

Selain itu, kegiatan Bimtek tersebut menurutnya juga sekaligus dalam upaya pemantapan pemahaman terhadap penyusunan laporan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017 yang mengunakan aplikasi online yang bernama ekskul-aceh.usadi.id.

“Sampai saat ini yang melaporkan secara online baru 60%, jadi masih ada 40% lagi sekolah yang belum melaporkan dana bos secara Online. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya kita dalam memantapkan pemahaman sekolah dalam penyusunan lapaoran BOS tahun 2017 yang berbasis online.

Dalam kesempatan tersebut Chaidir juga mengingatkan agar setiap sekolah SMA/SMK di Aceh benar-benar memahami proses pelaporan dana BOS secara online, pasalnya sekolah merupakan penangung jawab langsung dari pengunaan dana BOS tersebut. 

"Kami berpesan agar semua sekolah mengerti benar proses pelaporan dana BOS ini, karena menyangkut dana BOS ini sekolah yang harus mempertangung jawabkan,” pungkas Chaidir.[]