Dua Fotografer Aceh Bekali Mahasiswa Meulaboh

Menjadi fotografer itu tak ubahnya seperti seniman lukis

Dua Fotografer Aceh Bekali Mahasiswa Meulaboh
Workshop photography bercerita lewat foto" diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Lentera STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh pada 27-28 November 2017.

Dua Fotografer Aceh Bekali Mahasiswa Meulaboh

Menjadi fotografer itu tak ubahnya seperti seniman lukis

Meulaboh- Dua fotografer Aceh, Junaidi Hanafiah dan Heri Juanda, membekali pemahaman sekitar dunia fotografi kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh pada 'Workshop 'Photography Bercerita Lewat Foto', 27-28 November 2017.

“Menjadi fotografer itu tak ubahnya seperti seniman lukis,” kata Junaidi Hanafiah yang saat aktif sebagai fotografer situs berita lingkungan, Mongabay.

Menurutnya, foto yang dihasilkan seorang fotografer merupakan satu karya luar biasa dari perpaduan berbagai elemen, terutama cahaya. “Foto adalah karya yang dihasilkan dari pemanfaatan ruang cahaya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Fotografer Assosiated Per, Heri Juanda. Menurutnya, dalam fotografi terdapat tiga komponen dasar yang harus dikuasai tiap fotografer. Shutter speed, aperture dan ISO.

“Tiga unsur tersebut saling melengkapi satu sama lain,” cetusnya.

Foto yang bagus, lanjut Heri, tidak dihasilkan dalam waktu yang singkat. Tapi harus melewati berbagai percobaan yang dilakukan terus menerus. Karenanya ia berpesan, para peserta untuk terus mengeksplor potensi yang ada dari semua sisi.

“Sehingga peran foto sebagai alat penyampai pesan betul-betul maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Meria Ulfa menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Lentera itu diikuti puluhan peserta dengan metode bimbingan dan praktek langsung ke lapangan.

“Hasil karya kawan-kawan semua bagus-bagus. Nantinya panitia bersama pemateri juga akan memilih tiga foto terbaik untuk dicetak dan dibingkai.,” ungkapnya.[]