Flower Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Peduli Hak Kesehatan Reproduksi

“Untuk mewujudkan tujuan strategis ini negara harus diisi oleh orang-orang berkualitas, cerdas dan berintegritas, dan yang utama negara harus melahirkan kelurga-keluarga dan generasi-generasi baru yang lebih cerdas"

Flower Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Peduli Hak Kesehatan Reproduksi

Flower Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Peduli Hak Kesehatan Reproduksi

“Untuk mewujudkan tujuan strategis ini negara harus diisi oleh orang-orang berkualitas, cerdas dan berintegritas, dan yang utama negara harus melahirkan kelurga-keluarga dan generasi-generasi baru yang lebih cerdas"

Banda Aceh Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh, Sabri Badruddin ST mengingatkan semua pihak tentang peran strategis keluarga dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional yang diamanatkan dalam UUD 1945.

Untuk mewujudkan tujuan strategis ini negara harus diisi oleh orang-orang berkualitas, cerdas dan berintegritas, dan yang utama negara harus melahirkan kelurga-keluarga dan generasi-generasi baru yang lebih cerdas”, katanya dalam diskusi publik yang dirangkai dengan kegiatan penganugerahan keluarga peduli hak kesehatan seksual dan reproduksi (HKSR) di Kota Banda Aceh, Senin 14 Mei 2018.

Upaya yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Dr Warqah Helmi.

Persolan kesehatan reproduksi masih terjadi di Banda Aceh, pemerintah sudah terus berupaya mengantisipasi dengan berbagi kebijakan untuk menuju Kota Banda Aceh sehat. Semua pihak diharapkan bisa saling mendukung untuk mewujudkan Banda Aceh sehat, mulai dari pemerintahan, kelompok perempuan dan kelompok laki-laki harus saling bekerjasama agar bisa menciptakan keluarga sehat dan sejahtera," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Flower Aceh, Riswati menyebutkan penyelenggaraan penganugerahan keluarga peduli HKSR yang dirangkai dengan diskusi publik dilaksanakan di 3 kabupaten/kota meliputi, kabupaten Pidie pada 26 April 2018, kabupaten Aceh Utara pada 10 Mei 2018, dan Kota Banda Aceh pada 14 Mei 2018.

"Penganugerahan ini sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga yang telah menjalankan fungsi strategisnya untuk mengembangkan upaya-upaya pemenuhan HKSR dan peningkatan kualitas kesehatan dalam keluarga," ujarnya.

Riswati juga mengatakan pentingnya pelaksanaan kegiatan ini mengingat peran strategis keluarga sebagai pilar utama untuk menciptakan generasi tangguh yang memperkokoh keberlangsungan daerah. Keberadaannya yang mendukung perubahan positif bagi daerah harus mendapatkan apresiasi.

“Kami menilai, pemberian penghargaan kepada keluarga yang memiliki kepedulian dan tindakan positif mendukung pemenuhan HKSR harus dilakukan karena dapat meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak. Tindakan positif yang dilakukan oleh keluarga dalam rangka pemenuhan HKSR merupakan aksi nyata untuk menghindarkan anggotanya dari kerentanan di bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, akses layanan, ketidakadilan dan diskriminasi dalam masyarakat,” jelasnya.

Tim juri memutuskan 6 nama sebagai penerima penghargaan keluarga peduli HKSR Kota Banda Aceh, secara berurut, penerima penghargaan pertama diperoleh oleh keluarga Zulkarnaini-Dana Wahyuni dari Desa Alue Deah Tengoh. Penerima penghargaan ke-2, diperoleh keluarga M Shalihin-Karmila, dan juara ke-3 diperoleh keluarga Rasyidah-suami. []