Gerindra Aceh Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim

"Semoga Allah mudahkan jalan dan menjadikan Prabowo Subianto menjadi presiden di negara ini."

Gerindra Aceh Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim

Gerindra Aceh Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim

"Semoga Allah mudahkan jalan dan menjadikan Prabowo Subianto menjadi presiden di negara ini."

Banda Aceh - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan anak yatim dan sejumlah tamu dan undangan lainnya, Sabtu 26 Mei 2018,

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Asrama Haji Banda Aceh itu berlangsung secara meriah dan khitmad, dengan diisi penceramah oleh Muhammad Yusuf alias Tu Sop, yang mengajak semua ummat muslim, untuk mengisi Ramadhan dengan amalan-amalan terbaik, menuju insan muttaqin. 

Acara buka puasa bersama ini, turut juga dihadiri oleh seluruh pengurus DPC Gerindra se Aceh, anggota DPRK dan DPRI dari partai Gerindra, sejumlah petinggi atau ketua partai politik lokal dan nasional, tokoh dan bakal calon anggota legislatif dari Gerindra 

Ketua panitia pelaksana, H. Asib Amin yang juga anggota DPRA, dalam laporannya menyebutkan, kegiatan seperti ini, sudah menjadi rutinitas partainya setiap tahun, merangkai kegiatan santunan dan buka puasa bersama

Sementara itu, ketua DPD Gerindra Aceh, TA Khalid dalam sambutannya, mengajak semua kader dan simpatisan partai, agar dibulan yang mulia ini, untuk memohon doa kepada Allah, agar kelak 2019 yang akan datang, Allah mudahkan jalan dan menjadikan Prabowo Subianto menjadi presiden di negara ini. 

“Ini pertarungan atau jihad kita, dalam membela bangsa kita untuk lebih baik kedepan, dengan memenangkan Prabowo menjadi pemimpin Indonesia masa depan," kata TA Khalid.

Acara yang pada hari yang sama juga dilangsungkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). Gerindra memperkenalkan sejumlah bakal calon anggota legislatif (Bacaleg)Gerindra, diantaranya H. Asfifuddin,  Abdullah Saleh serta T. Zainal Abidin, untuk DPRI juga turut ikut diperkenalkan juga Bacaleg untuk DPRA, diantaranya Ir Ikhwan.MM, H. Yusri Hamzah serta Edwar M. Nur dan sejumlah politisi lainnya.[]