Gol Rudiger Menangkan Chelsea di Stamford Bridge

Meski tampil dominan, The Blues hanya mampu meraih kemenangan tipis atas Swansea berkat gol tunggal Rudiger.

Gol Rudiger Menangkan Chelsea di Stamford Bridge
Antonio Rudiger (Chelsea)

Gol Rudiger Menangkan Chelsea di Stamford Bridge

Meski tampil dominan, The Blues hanya mampu meraih kemenangan tipis atas Swansea berkat gol tunggal Rudiger.

Chelsea sukses menjaga posisi mereka di empat besar klasemen Liga Primer Inggris musim ini setelah memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Swansea City di Stamford Bridge, Kamis (30/11) dini hari WIB.

Tambahan tiga angka di laga pekan ke-14 ini membuat The Bluesmempertahankan posisi ketiga klasemen dengan koleksi 29 poin sekaligus kembali mendekatkan jarak dengan Manchester United yang berada satu tingkat di atas mereka dengan selisih tiga angka.

Dominasi Chelsea terasa sejak awal permainan dan laga baru berjalan 11 menit mereka sudah mendapatkan peluang pertama melalui tandukan Marcos Alonso yang melebar dari gawang Swansea setelah meneruskan tendangan bebas Willian.

Penampilan sigap Lukasz Fabianski di bawah mistar Swansea mampu mengagalkan beberapa kesempatan tuan rumah. Hingga pertengahan babak, tercatat dua upaya yang dilancarkan Alvaro Morata mampu diamankan penjaga gawang asal Polandia tersebut.

Laga ini diwarnai pengusiran Antonio Conte dari tepi lapangan dua menit sebelum turun minum, sang manajer Chelsea itu melakukan protes keras setelah wasit tak memberikan sepak pojok bagi timnya. Asisten manajer, Angelo Alessio menggantikan tugasnya untuk sisa pertandingan ini.

Gelombang serangan dilanjutkan Chelsea di awal babak kedua dan terbayar lunas dengan gol pemecah kebuntuan yang dicetak Antonio Rudiger pada menit ke-55. Bek asal Jerman itu sukses memperdaya Fabianski untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Willian bermain rapi dalam menjadi salah satu pengatur serangan, hanya saja beberapa kesempatannya hasil kerjasama dengan Pedro hingga satu jam permainan tak optimal. Begitu pula dengan Morata yang deretan aksinya sejak awal bisa dipatahkan Fabianski.

Variasi serangan coba dilakukan Chelsea di sepertiga akhir permainan, salah satunya dengan memasukkan Eden Hazard. Akan tetapi, perubahan tersebut tak menghadirkan hasil tambahan dan juara bertahan Liga Primer pun harus puas dengan kemenangan tipis. || Goal