Gunung Api di Papua Nugini Meletus, 1.500 Orang Dievakuasi

Akibat bahaya yang mengancam para pengungsi dan penduduk di Pulau Blup-Blup dievakuasi ke daratan utama.

Gunung Api di Papua Nugini Meletus, 1.500 Orang Dievakuasi
Foto: screenshot google maps Pulau Kadovar

Gunung Api di Papua Nugini Meletus, 1.500 Orang Dievakuasi

Akibat bahaya yang mengancam para pengungsi dan penduduk di Pulau Blup-Blup dievakuasi ke daratan utama.

Jakarta - Sekitar 1.500 orang dievakuasi ke daratan utama Papua Nugini akibat letusan gunung di Pulau Kadovar yang berada di lepas pantai utara negara tersebut. Gunung api yang berjarak 24 kilometer dari daratan utama Papua Nugini itu telah meletus sejak 5 Januari 2018 lalu.

Dilansir dari Reuters, Minggu (14/12018) awalnya penduduk dari Pulau Kadovar dievakuasi ke Pulau Blup-Blup. Namun, akibat bahaya yang mengancam para pengungsi dan penduduk di Pulau Blup-Blup dievakuasi ke daratan utama.

"Orang-orang di sana, saat gunung berapi meletus mereka segera bergegas untuk melarikan diri. Jadi mereka sangat membutuhkan makanan, air, tempat tinggal dan pakaian," kata Sekretaris Jenderal Palang Merah Papua Nugini Uvenama Rova.

Palang Merah Internasional sendiri menyediakan sekitar USD 26.274 untuk membantu pengungsi. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop juga mengumumkan Pemerintah Australia memberi bantuan kemanusiaan USD 19.775 untuk membantu penduduk yang terdampak letusan gunung tersebut.

Observatorium Vulkanologi Rabaul mengatakan gunung di Pulau Kadovar itu terus mengeluarkan asap putih tebal setinggi 600 meter. Tak ada catatan soal letusan gunung di Pulau Kadovar sebelumnya. []DETIK