Hasil Tinjauan Proyek Strategis Nasional di 10 Kabupaten/Kota di Aceh

"Alhamdulillah secara keseluruhan semuanya proyek berjalan lancar"

Hasil Tinjauan Proyek Strategis Nasional di 10 Kabupaten/Kota di Aceh
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf saat meninjau integrasi pengembangan sapi dan kelapa sawit, Gampong Keuramat kaway XIV, Jum’at (16/2/2018).

Hasil Tinjauan Proyek Strategis Nasional di 10 Kabupaten/Kota di Aceh

"Alhamdulillah secara keseluruhan semuanya proyek berjalan lancar"

Banda Aceh – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Aceh, Taqwallah menyampaikan, progres pembangunan Proyek Strategis Nasional, Rehab-Rekon, APBN dan Program Prioritas Aceh Hebat di 10 kabupaten/Kota di Aceh berjalan lancar meskipun ada beberapa proyek rehab-rekon membutuhkan perpanjangan waktu.

Hal tersebut disampaikan Taqwallah dalam konferesi pers usai di Bandara Lanud SIM, Sabtu (17/02/2018) usai melakukan kunjungan kerja bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh ke 10 Kabupaten/Kota  selama 7 hari dari tanggal 11 sampai 17 februari.

Kunjungan kerja Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh kata Taqwallah dalam rangka percepatan pelaksanaan Proyek rehab rekon di Kabupeten Pidei Jaya, Pidie dan Bireuen Pasca Gempa Bumi Tahun lalu dan proyek yang di danai APBN dan APBA.

“Alhamdulillah secara keseluruhan semuanya proyek berjalan lancar, ada beberapa proyek seperti rehab-rekon di Pidie yang membutuhkan perpanjangan waktu dan akan segera diajukan ke pusat,” katanya.

Selain itu lanjut Taqwallah, untuk proyek strategis nasional yang masih terkendala dengan pembebasan lahan akan segera di selesaikan secepatnya.

Wakil Gubernur, kata Taqwa juga berkunjung ke sejumlah usaha milik masyarakat yang telah berhasil menciptakan produk-produk unggulan seperti Socolatte di Pidie Jaya dan Minyeuk Pret di Banda Aceh sebagai bentuk dukungan Pemerintah kepada masyarakat.

“Pemerintah Aceh akan terus memantau semua proyek baik itu yang dibiayai APBN dan APBA agar selesai tepat waktu,” ujar Taqwallah.   

Kunjungan kerja Gubernur dan Wagub terbagi ke dalam dua tim. Gubernur meninjau proyek-proyek di Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Barat dan Aceh Jaya sejak tanggal 15 sampai 17 Februari.

Proyek yang ditinjau Gubernur yaitu Monumen Samudera Pasai, pembangunan D.I Keureutoe, pembangunan D.I Jambo Aye Kanan, Kelompok Tani Tambak Sari dan PPI Pusong, KEK Arun, Kereta Api Aceh, pembangunan pengaman pantai Meulaboh, peninjauan integrasi sapi-sawit, pembangunan D.I Lhokguci, koperasi industri nilam dan peninjauan pembangunan jembatan Krueng Teunom.

Sedangkan Wakil Gubernur meninjau proyek di lima kabupaten/kota, yaitu Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar dan Banda Aceh. Kunjungan dimulai sejak 12 hingga 14 Februari 2018.

Proyek yang ditinjau Wagub yaitu pembangunan Masjid Attaqarub, pembangunan RDUD Pijay,  pembangunan STAI Mudi, BBI Bate Iliek, UKM Soccolate, pembangunan pengaman Pantai Pelangi, tinjau KUD Kilang Padi Lueng Bintang, pembangunan D.I Rajuy, tinjau TP2KIA Ladong, tinjau Terminal Batoh, industri kreatif Minyeuk Pret, persiapan ground breaking jalan tol, UPTD Unggas dan wisata Pulo Kapok.[]