Irmawan : Masih Banyak Proyek APBN Lainnya Untuk Aceh

Dirinya menyatakan  kesedianya untuk memfasilitasi daerah-daerah di Aceh yang ingin mengusulkan kegiatan ke pemerintah pusat.

Irmawan : Masih Banyak Proyek APBN Lainnya Untuk Aceh
Anggota Komisi V DPR-RI asal Aceh Irmawan menyatakan  kesedianya untuk memfasilitasi daerah-daerah di Aceh yang ingin mengusulkan kegiatan ke pemerintah pusat. Photo: dok

Irmawan : Masih Banyak Proyek APBN Lainnya Untuk Aceh

Dirinya menyatakan  kesedianya untuk memfasilitasi daerah-daerah di Aceh yang ingin mengusulkan kegiatan ke pemerintah pusat.

Banda Aceh - Perseteruan antara Gubernur Aceh dengan aktivis Gayo Waladan Yoga, terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) yang di ajukan Gubernur Aceh ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak memasukan wilayah Gayo dalam rencana tersebut, ditangapi anggota Komisi V DPR-RI asal Aceh Irmawan kepada acehnews.co pada Selasa 12 September 2017 sore tadi.

Sebagai anggota DPR-RI asal Aceh Irmawan mengatakan komisi V merupakan mitra kerja Kementrian PUPR dan Kementerian Perhubungan, yang menurutnya bukan hanya PSN saja proyek pembangunan yang ada di Aceh, akan tetapi, masih banyak proyek APBN lainnya yang dapat diarahkan untuk membangun Aceh.

Pemerintah pusat kata dia, tidak memiliki wilayah, justru yang memiliki wilayah adalah Pemerintahan Kabupaten dan Kotamadya. Sayangnya, pemerintahan Kabupaten dan Kota yang selama ini kurang giat menjemput bola. “Jangan menunggu dong,” kata Irmawan yang bernomor anggota A37/DPR-RI tersebut.

"Seharusnya wilayah yang tidak masuk dalam PSN tersebut termotivasi untuk lebih aktif lagi melakukan lobi-lobi ke pemerintahan pusat. Bupati atau kepala dinas bersangkutan harus lebih giat untuk mengusulkan kegiatan-kegiatan yang dibutukan daerahnya,” kata Irmawan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) tersebut.

Dirinya menyatakan kesedianya untuk memfasilitasi daerah-daerah di Aceh yang ingin mengusulkan kegiatan ke pemerintah pusat.

"Jangan cepat sekali berkecil hati, seharusnya masalah tersebut bisa menjadi motivasi. Silahkan datang ke Jakarta, bawa usulan dan saya sendiri yang akan memfasilitasi dengan mitra komisi V. Pak Gubernur tidak mungkin bisa menampung semua usulan dari daerah untuk dimasukan ke APBA. Maka dari itu para bupati dan kepala SKPD yang harus aktif dalam melobi anggaran ke pusat, jangan hanya mengandalkan APBA dan APBD saja yang jumlah hanya sedikit," kata Irmawan.

Di  komisi V DPR-RI, Irmawan tidak sendirian. Anggota komisi V DPR-RI asal Aceh lainya adalah Firmandes yang juga berasal dari Dapil II Aceh. Menurutnya, bila ada daerah yang tidak masuk dalam PSN, tentu Gubernur Aceh akan mengalokasikan dana APBA yang lebih besar ke daerah tersebut.

“Kami sebagai anggota komisi V tetap akan memperjuangkan PNS diwilayah Barat Selatan dan Tengah di Kementerian PUPR, bahkan wilayah Aceh secara keseluruhan. Silahkan kontak saya. Kalau mau ke Jakarta hubungi saya dulu," tambah Irmawan.[]