Jalan Amblas Ditimbun, Kemacetan Panjang Terjadi di Lintas Bireuen-Takengon 

Setelah dimulai penimbunan dengan panjang 34 meter, kemacetan terjadi hampir 5 Km

Jalan Amblas Ditimbun, Kemacetan Panjang Terjadi di Lintas Bireuen-Takengon 
Kemacetan akibat penimbunan jalan amblas di km 22 lintas Bireuen-Takengon, Kecamatan Juli. (Foto: Safri)

Jalan Amblas Ditimbun, Kemacetan Panjang Terjadi di Lintas Bireuen-Takengon 

Setelah dimulai penimbunan dengan panjang 34 meter, kemacetan terjadi hampir 5 Km

Bireuen - Akibat dari amblasnya jalan Bireuen-Takengon di Kilometer 22, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli Bireuen. Pemerintah Kabupetan Bireuen yang langsung dipimpin Bupati Saifannur, Minggu sore, 3 Desember 2017, bergerak cepat menanganihal tersebut dengan mengerahkan alat berat guna menimbun jalan sepanjang 34 meter dengan lebar satu meter itu.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menormalkan kembali arus transportasi dari Bireuen ke Takengon atau arah sebaliknya.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh acehnews.co dari warga setempat, sampai pukul 21.00 WIB, pihak terkait masih mengerjakan penimbunan jalan amblas tersebut yang kemudian diratakan dengan alat berat

Kemacetan pun tidak terelakkan akibat dari penangan jalan amblas, berdasarkan informasi dari kedua arah mengalami kemacetan sepanjang 3 Km lebih.

"Sampai saat ini masih dikerjakan menimbun, kemacetan 3 km lebih, sepeda motor, mobil dan truk sudah tidak bisa lewat sama sekali, kalau tadi sore masih bisa lewat sepeda motor dan mobil-mobil berbadan kecil," kata Juanidi, warga Dusun Mina, Desa Krueng Simpo ketiak menghubungi acehnews.

Sebelumnya, sebelum jalan ditimbun, menurut pengakuan dari Keuchiek Krueng Simpo, Safrizal, kemacetan tidak sepanjang sekarang. menurut dia, jalan yang amblas cukup parah dan penimbunan membutuhkan waktu lama karena titik kerusakan sangat panjang.

"Tadi sebelum ditimbun, mobil yang macet dari kedua arah tidak panjang antriannya, karena pada saat itu ada petugas yang mengatur lalu lintas, sedikitnya bisa mengurai, tapi setelah dimulai penimbunan dengan panjang  34 meter, kemacetan hampir 5 Km," kata Safrizal.[]