Jalan Bireuen-Takengon Amblas, Lalulintas Terancam Putus

"Amblasnya sekira pukul 10 malam, ketika pagi jalan yang amblas semakin parah dan dibutuhkan penanganan segera agar badan jalan tidak sampai ambruk"

Jalan Bireuen-Takengon Amblas, Lalulintas Terancam Putus
Lokasi jalan Bireuen-Takengon Km 22 yang amblas dan terancam putus. (Foto: Safri)

Jalan Bireuen-Takengon Amblas, Lalulintas Terancam Putus

"Amblasnya sekira pukul 10 malam, ketika pagi jalan yang amblas semakin parah dan dibutuhkan penanganan segera agar badan jalan tidak sampai ambruk"

Bireuen - Jalan Bireuen-Takengon mengalami amblas, tepatnya di kilometer 22, Dusun Mina, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen. Kejadian yang terjadi pada Minggu dini hari, 03 Desember 2017 sekira pukul 22.00 WIB itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur kawasan Bireuen selama sepekan terakhir.

Amblasnya jalan di titik tersebut membuat arus transportasi mengalami kendala serta dapat membahayakan pengguna jalan. Untuk itu setiap pengendara diminta untuk tetap berhati-hati saat melintasi badan jalan yang amblas.

Berdasarkan pantauan acehnews.co, di lokasi titik amblas sudah tampak sejumlah polisi lalu lintas yang mengatur arus transportasi yang turut dibantu warga dari Desa Krueng Simpo.

Hingga saat  ini sejumlah mobil pribadi dan sepeda motor masih bisa melintasi, namun untuk truk dengan muatan berat tidak bisa melewati karena dikhawatirkan badan jalan akan terputus.

Salah seorang warga Krueng Simpo, Junaidi Banta yang rumahnya berdekatan dengan lokasi amblasnya badan jalan menuturkan, amblasnya jalan terjadi pada malam hari dan pada saat itu sedang terjadi hujan deras semalaman.

"Amblasnya sekira pukul 10 malam, ketika pagi jalan yang amblas semakin parah dan dibutuhkan penanganan segera agar badan jalan tidak sampai ambruk," katanya.

Dikatakan Junaidi, saat ini dilokasi jalan Bireun-Takengon Km 22 kembali turun hujan, hal tersebut akan berdampak pada amblas jalan yang lebih parah.

"Saat ini hujan sudah kembali turun, cuma pagi tadi reda sebentar. Badan jalan amblas akan putus kalau tidak cepat ditangani. Beberapa menit lalu Bupati Bireuen terlihat di lokasi memantau jalan putus itu," tambahnya.

Sementara itu Bupati Bireuen, H Saifannur sudah meninjau langsung lokasi ambruk jalan di Km 22 dan langsung mengintruksikan dinas terkait untuk segera menanganinya agar tidak mengganggu jalan utama transportasi ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Adapun kerusakan jalan diperkirakan sepanjang 34 meter dengan lebar 11 meter.

Menurutnya, penanganan sementara jalan tersebut akan dilakukan dengan cara menimbunnya dengan tanah.

“Meski tidak terjamin, namun harus kita lakukan, untuk melancarkan arus lalu lintas yang melintasi kawasan itu,” cetus Saifannur.[]