Jurusan Ushuluddin dan Dakwah STAIN GP Gelar Seminar Literasi Media Sosial

kegiatan ini merupakan bentuk respon akademis kampus terhadap fatwa MUI tentang pedoman bermedia sosial

Jurusan Ushuluddin dan Dakwah STAIN GP Gelar Seminar Literasi Media Sosial
Perwakilan PWI Aceh Tengah, Bakhtiar Gayo saat menyampaikan materinya dalam seminar literasi media sosial sebagai pilar Islam moderat STAIN Gajah Putih Takengon.

Jurusan Ushuluddin dan Dakwah STAIN GP Gelar Seminar Literasi Media Sosial

kegiatan ini merupakan bentuk respon akademis kampus terhadap fatwa MUI tentang pedoman bermedia sosial

Takengon- Jurusan Ushuluddin dan Dakwah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon menggelar seminar "Penguatan Literasi Media Sosial Sebagai Pilar Islam Moderat di Indonesia" di Aula Kampus tersebut, Selasa 19 Desember 2017.

Ketua Panitia, Makmur Jaya, MA mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk respon akademis kampus terhadap fatwa MUI tentang pedoman bermedia sosial.

"Respon dari fatwa MUI ini kiranya bisa membantu masyarakat dalam memahami bagaimana literasi media sosial yang baik," katanya.

Seperti diketahui, pada Mei lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa Nomor 24 tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial. Fatwa tersebut antara lain mengharamkan umat Islam menyebarkan berita bohong (hoaks), pornografi, aib, fitnah, dan ujaran kebencian.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Aceh Tengah yang diwakili Kasat Binmas Suwarno S. Sos dalam meterinya mengajak masyarakat untuk menggunakan segala bentuk media komunikasi untuk hal positif dan tujuan damai.

“Jika ingin menulis keluhan di sosial media jangan menuliskan dengan jelas nama orang atau instansinya”, paparnya.

Hal senada disampaikan Perwakilan PWI Aceh Tengah, Bakhtiar Gayo. Menurutnya, ketika kita akan membicarakan hal yang sensitif, sebaiknya dihindari. Namun apabila harus juga dilakukan, pilihlah kata-kata yang tepat, elegan dan penuh etika.

“Perkataan yang baik, cara kita menyampaikan dengan baik, semoga menghasilkan penilaian yang baik pula,” jelas wartawan Waspada itu.

Selain Kasat Binmas Polres Aceh Tengah, turut hadir sebagai narasumber dari PWI Aceh Tengah Bahtiar Gayo, Dinas Perhubungan dan Kominfo Zulfikar Ahmad, ST, dan Dosen  Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Gajah Putih Takengon, Nurliana, MA. []