Kama Asmara Dihelat di The Ritz-Carlton

Pameran pernikahan tradisional

Kama Asmara Dihelat di The Ritz-Carlton

Kama Asmara Dihelat di The Ritz-Carlton

Pameran pernikahan tradisional

JAKARTA - Untuk pertama kalinya, The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan berkolaborasi dengan Wedding Carnaval menggelar pameran pernikahan tradisional bertajuk “Kama Asmara” yang akan digelar pada 29 Juni-1 Juli 2018 di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan.

Yang menarik pada pameran pernikahan tradisional kali ini adalah program Golden Hours yang berlangsung selama 3 jam di hari Jumat mulai dari pukul 17:00 WIB hingga 20:00 WIB, Sabtu dan Minggu mulai dari pukul 16:00 WIB hinga 19:00 WIB yang terdiri dari diskon khusus hingga 50% dan lelang unik paket jasa pernikahan, mulai dari foto pre-wedding, kebaya pernikahan, wedding organizer, wedding decoration, perhiasan hingga music entertainment.

Digelar pada hotel berbintang lima terkemuka di Jakarta, pameran ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar akan pernikahan tradisional yang kian meningkat, dimana pameran pernikahan internasional pada umumnya tenagh mengalami suatu titik saturasi atau kejenuhan khususnya di kalangan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.  

“Pameran pernikahan tradisional Kama Asmara ini diharapkan pula dapat menjadi wadah referensi bagi para pengantin dalam menentukan berbagai vendor pernikahan tradisional; seperti wedding organizer, perancang pernikahan, katering, dan agen penjual perhiasan semua dalam satu atap. Terdapat lebih dari 50 penyedia jasa pernikahan turut berpartisipasi pada pameran kali ini," ungkap Cluster Director of Marketing Communications The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan & JW Marriott Hotel Jakarta Adeza Hamzah, Kamis (28/6/2018).  

Adeza menambahkan uyntuk memeriahkan dan menambah kemewahan pameran perancang busana kebaya tradisional memamerkan busananya, seperti Aluira Kebaya yang fashion show tunggal pada Jumat 29 Juni 2018 mulai dari pukul 18:30 WIB dengan konsep Simple Glamour yang menampilkan sentuhan klasik dan simpel dengan potongan pas badan dari kain tile yang dibordir dengan brokat yang dibuat dengan ekor panjang sekitar 0,5 meter hingga 1 meter.

Selain itu, ada pula parade kebaya pada hari Minggu, 1 Juli 2018 mulai dari pukul 16:30 WIB yang akan menampilkan koleksi dari Fitri Alamsjah dengan konsep Cultural Diversity yang menonjolkan desain kebaya yang klasik nan elegan sehingga penggunaan detail tidak terlihat berlebihan dan Eva Pudjojoko dari Rumah Kebaya yang telah berkiprah selama lebih dari 20 tahun dalam industri kebaya dengan menampilkan konsep Kebaya Kutubaru Hijau Emerald.

Kebaya ini menampilkan konsep yang menyejukkan dari warna hijau dan keanggunan. Kutubaru merupakan secarik kain yang menghubungkan lipatan kebaya bagian dada dan sebagai simbol kebersahajaan nan mempesona. Dan juga, Aluira Kebaya  akan turut kembali berpartisipasi dalam parade kebaya ini dengan konsep Simple and Minimalist.