Kedai Kopi Aceh Buka di Bandara Soekarno-Hatta  

Omzet Rp 10 juta/hari

Kedai Kopi Aceh Buka di Bandara Soekarno-Hatta  
Na Coffee di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. (Foto: Sayed Fauzan Baabud)

Kedai Kopi Aceh Buka di Bandara Soekarno-Hatta  

Omzet Rp 10 juta/hari

Jakarta –  Pengusaha kopi gayo asal Aceh Gerai M. Iqbal Alaydrus membuka kedai kopi Na Coffee di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Jumat (19/1/2018). Kedai kopi sajian Aceh ini merupakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mitra binaan PT Angkasa Pura II ini setiap hari buka pukul 05.00 WIB dan tutup pukul 23.00 WIB.

Market di bandara itu beragam, dan ini peluang besar untuk merangkul market beragam sekaligus sarana mempromosikan keunggulan kopi Indonesia khususnya kopi gayo  aceh dan promosi budaya lokal aceh,” sebut Iqbal  kepada acehnews, Jumat (19/1/2018) malam.

Iqbal  membidik omzet Rp 5 juta-Rp10 juta setiap hari. menurutnya, pendapatan lebih besar dibandingkan omzet kedainya di Aceh yang mampu menghasilkan Rp 10 juta/.

“Sebelumnya saya pertama buka di Aceh pada  pada 2014 dan sekarang di Jakarta,” katanya.

Na Coffee menjual aneka ragam jenis kopi robusta maupun arabika, dengan rentang harga Rp 20 .000-Rp 50.000.  Bagi Angkasa Pura II, ini adalah program corporate social responsibility (CSR) . Konsumen dapat membeli produk kopi bubuk asal Aceh yang dipamerkan di sudut khusus kedai yang memajang produk-produk UMKM Aceh.