Kepedulian Sampah Ala Komunitas Tuan Tapa

Kepedulian Sampah Ala Komunitas Tuan Tapa
Komunitas Tuan Tapa membersihkan sampah di objek wisata Pulau Dua Bakongan Aceh Selatan. (Foto: Anharullah)

Kepedulian Sampah Ala Komunitas Tuan Tapa

Tapak Tuan - Kadang masih saja, sejumlah objek wisata yang layaknya nyaman dan bersih malah tercemar sampah yang dihasilkan para pengunjung. Kurangnya kepedulian wisatawan juga berdampak buruk pada lingkungan. Padahal, apapun bekas sampah yang dibawa seseorang tentunya sudah menjadi tanggungjawabnya membawa kembali ke daratan untuk dimusnahkan. Seperti halnya yang tampak di objek wisata Pulau Dua Bakongan Aceh Selatan.

Sejumlah pemuda sadar lingkungan pun hadir dan patut diacungi jempol. Mereka mencanangkan program Clean Up Pulau Dua Bakongan. Komunitas Tuan Tapa. Begitulah nama komunitas yang bergerak di bidang pariwisata dan lingkungan ini. Setiap satu bulan sekali mereka kerap menggelar aksi membersihkan sampah di beberapa titik lokasi yang tersebar di area tempat wisata di Aceh Selatan.

Ketua Umum Komunitas Tuan Tapa, Muchsin Putra Selatan, mengatakan jika komunitas yang didirikan beberapa bulan lalu tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Aceh Selatan akan masalah sampah serta mengubah pemikiran untuk lebih peduli pada potensi wisata yang ada.

"Komunitas wisata ini didirikan oleh pemikir pemikir dan pemuda sadar wisata di negeri penghasil buah pala ini. Tujuan utama kami yaitu untuk mengajak setiap orang bertanggung jawab untuk mengembangkan pariwisata dan peduli akan sampah," katanya.

Bahkan, kata Muchsin, kegiatan kutip sampah juga dilombakan, barang siapa yang mengumpulkan sampah lebih banyak maka akan diberikan hadiah berupa baju komunitas.

Sementara itu, Ketua Harian Komunitas Tuan Tapa, Akang Heri mengharapkan kepada para pengunjung agar sampah yang dibawa dari daratan dapat dimusnahkan dengan cara dibakar atau dibawa kembali ke daratan ucapnya.

Selain sektor kebersihan tempat wisata, komunitas ini juga aktif bergerak pada sektor kepedulian lingkungan, seperti penghijauan di Puncak Gemilang serta beberapa lokasi lainya di negeri naga itu.[]