Ketua DPR: 3 Indikator Parlemen Modern

Aplikasi pengaduan masyarakat

Ketua DPR: 3 Indikator Parlemen Modern
Pamaparan Parlemen Modern oleh konsultan, Biro Humas dan Biro Umum Kesekjenan DPR RI persiapan aplikasi “DPR dalam Genggaman Rakyat.” (7/2/2018). [Foto: Ist]

Ketua DPR: 3 Indikator Parlemen Modern

Aplikasi pengaduan masyarakat

Jakarta  -  Ketua DPR RI Bambang Soesatyo akan mewujudkan Parlemen Modern yang ditandai dengan tiga indikator utama, transparansi, representasi, dan pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, DPR harus memiliki sistem aplikasi yang memudahkan masyarakat zaman now menyampaikan aspirasi pengaduan kepada wakilnya di DPR. Jadi untuk mengetahui pengaduan yang disampaikan masyarakat, mereka tidak perlu lagi datang ke DPR.

"Tetapi, cukup dengan mengklik  layar komputer atau handphone sudah mengetahui sampai mana proses pengaduan mereka,," ujar Bamsoet di Gedung DPR RI Jakarta (08/2/2018).

Gagasan Bamsoet tentang aplikasi DPR dalam genggaman rakyat ini akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi tentang kegiatan dan hasil-hasil kegiatan DPR. Melalui aplikasi ini, masyarakat juga lebih mudah memberikan aspirasi pengaduan kepada DPR, semudah update status di media sosial melalui handphone.

Menyambut gagasan Bamsoet, DPR RI dalam waktu dekat akan segera melaunching sistem aplikasi penyerapan pengaduan masyarakat. "Launching rencanaya dilakukan pekan depan sebelum penutupan masa sidang. Dilakukan langsung oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo," tutur Plt Sekjen DPR RI Damayanti.

Bamsoet berharap antusiasme dan dukungan masyarakat dalam acara launching aplikasi tersebut. Bagi Bamsoet, DPR RI tak akan berarti apa-apa tanpa partisipasi masyarakat.

"DPR RI tak akan lelah memperbaiki diri. Kami juga akan terus mengikuti perkembangan zaman. Melalui sistem aplikasi yang nanti akan diluncurkan dan bisa di download di hanphone, saya berharap DPR RI akan semakin dekat dengan masyarakat. Melalui aplikasi ini, kami ingin rakyat merasakan kehadiran DPR RI dalam kehidupan mereka," jelas Bamsoet