Kopda Luki dan Pemberdayaan Lahan Tidur di Samadua

"Sayang sekali ada lahan tapi tidak dimanfaatkan, saya pun berpikir bagaimana caranya lahan tidur bisa menjadi lahan yang produktif"

Kopda Luki dan Pemberdayaan Lahan Tidur di Samadua
Kopda Luki Setiawan

Kopda Luki dan Pemberdayaan Lahan Tidur di Samadua

"Sayang sekali ada lahan tapi tidak dimanfaatkan, saya pun berpikir bagaimana caranya lahan tidur bisa menjadi lahan yang produktif"

Keikutsertaan setiap komponen dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat sangatlah diperlukan. Baik itu dalam sektor pertanian maupun dari segi lainnya.

Salah satunya yang dilakukan Babinsa Koramil 05/Samadua Kodim 0107/Aceh Selatan, Kopda Luki Setiawan yang mampu meyakinkan dan memotivasi masyarakat untuk memanfaat lahan tidur menjadi lahan sawah yang produktif. 

"Alhamdulillah sekarang sudah selesai digarap dan bisa ditanami padi, saya dan masyarakat akan terus bekerja sampai panen," ucap saat penanaman padi di Desa Payo Nan Gadang Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. 

Lahan yang luasnya mencapai 2 hektar itu merupakan sebelumnya merupakan lahan tidur. Kemudian sejumlah anggota Babinsa dan masyarakat memanfaatkan sebagai lahan pertanian. 

"Sayang sekali ada lahan tapi tidak dimanfaatkan, saya pun berpikir bagaimana caranya lahan tidur bisa menjadi lahan yang produktif. Saya pun berkeliling mengajak masyarakat desa ini untuk meningkatkan ekonomi dengan menggarap lahan tidur, tapi awalnya memang mereka tidak mau," jelas Luki. 

Namun, sambungnya, setelah dia meyakinkan warga dengan membujuk Kelompok Tani Harapan, akhirnya mereka pun bersedia bekerja untuk mengolah lahan tidur yang sudah lama tidak terpakai. 

"Lahan ini memang sudah lama tidak ditanami padi tapi. Atas ajakan pak Luki kami bersama patani lainnya merasa yakin untuk mengolah lahan itu," ungkap ketua Kelompok Tani Harapan, Muntaha. 

"Alhamdulillah sekarang lahan ini sudah kami tanam padi, dan Pak Luki juga ikut membantu," timpalnya. 

Muntaha juga berharap, upaya dan usaha yang dilakukan Babinsa dan masyarakat tersebut bisa menjadi contoh bagi  desa-desa yang lain untuk mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif. 

"Aceh Selatan punya potensi alam yang sangat mendukung, maka manfaatkan, TNI sudah memberikan dukungan, hanya tinggal masyarakat saja mau atau tidak," tutupnya.[]