Kritisi Sejumlah Persoalan, MPD Subulussalam Surati Disdik Aceh

Kritisi Sejumlah Persoalan, MPD Subulussalam Surati Disdik Aceh
Kritisi sejumlah persoalan sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Kota Subulussalam, Majelis Pendidikan Daerah (MPD) surati Dinas Pendidikan Aceh, terkait adanya indikasi perpindahan oknum guru SMA/SMK setempat ke luar daerah.

Kritisi Sejumlah Persoalan, MPD Subulussalam Surati Disdik Aceh

Subulussalam - Kritisi sejumlah persoalan sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Kota Subulussalam, Majelis Pendidikan Daerah (MPD) surati Dinas Pendidikan Aceh, terkait adanya indikasi perpindahan oknum guru SMA/SMK setempat ke luar daerah.

Ketua MPD Jaminuddin B mengatakan, informasi adanya oknum guru SMA/SMK sedang mengurus pindah ke luar Kota Subulussalam tidak boleh dibiarkan, karena daerah masih kekurangan guru, kecuali dilakukan pemindahan dalam wilayah Kota Subulussalam dalam rangka pemerataan guru.

“Surat tersebut Rabu 18 Juli kemarin, telah dikirimkan ke dinas pendidikan Aceh dan ditembuskan ke Gubernur Aceh, Wali Kota Subulussalam dan stakeholder terkait.  Indikasi perpindahan oknum guru SMA/SMK ke luar daerah sangat disesalkan,” ujarnya kepada acehnews.co, Kamis, 20 Juli 2017.

Dia mengatakan, soal siswa baru di sejumlah sekolah saat inspeksi mendadak (sidak), juga terindikasi pengingkaran terhadap kesepakatan bersama stakeholder pendidikan terkait quota yang ditandatangani bulan lalu, dan menjadi persoalan.

Menurut Jaminuddin, Indikasi menurun koordinasi sejumlah kepala intern daerah terjadi pasca pengalihan ke provinsi, MPD berharap Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) wilayah IX dapat berkantor di daerah dalam melakukan pendataan dan pelatihan guru.[]