Kurang Komputer, UNBK di Bener Meriah Dijadikan 3 Sesi

"Proses UNBK terpaksa kita laksanakan 3 sesi karena komputer yang kita miliki hanya 50 unit"

Kurang Komputer, UNBK di Bener Meriah Dijadikan 3 Sesi

Kurang Komputer, UNBK di Bener Meriah Dijadikan 3 Sesi

"Proses UNBK terpaksa kita laksanakan 3 sesi karena komputer yang kita miliki hanya 50 unit"

Bener Meriah - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Kabupaten Bener Meriah dilakukan dalam tiga sesi. Hal itu disebabkan masih kurangnya fasiitas komputer di sekolah tersebut.

Kepala SMK 1 Bener Meriah Drs. Syamsuddin mengatakan, proses UNBK di sekolahnya dilaksanakan secara 3 sesi, hal itu dilakukan karena masih minimnya fasilitas yang dimiliki sekolahnya.

"Proses UNBK terpaksa kita laksanakan 3 sesi karena komputer yang kita miliki hanya 50 unit, sedangkan murid kita yang ada sebanyak 133 orang. Namun ada 4 orang peserta yang tidak ikut " katanya, Selasa 3 April 2018.

Dia berharap, untuk tahun depan sekolahnya diberikan bantuan komputer karena untuk tahun depan jumlah peserta UNBK mencapai 250 orang.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Wilayah V Abdul Hamid, S. Pd. M. Pd memantau proses pelaksanaan UNBK di tiga SMK di Bener Meriah menyampaikan, pelaksanaan UNBK merupakan hari yang sanggat penting, sejarah mencatat setelah tiga tahun berjuang di sekolah maka, hari ini menentukan masa depan siswa. 

"Yang menentukan masa depan kita bukanlah orang lain, melainkan kita sendiri," ujarnya saat memberikan motivasi di hadapan murid SMK 1 Bener Meriah.

Lebih lanjut dia menyampiakan, seluruh peserta UNBK harus serius mengikuti UNBK jika ingin masa depan yang lebih baik, karena UNBK merupakan proses peningkatan kualitas dan kuantitas untuk menuju pendidikan yang lebih tinggi nantinya. 

"Semoga para peserta UNBK dapat lulus dan diterima di perguruan tinggi negeri, serta dapat tertampung nantinya di dunia usaha," harapnya.[]