Mahasiswa S2 Ilmu Dakwah UIN Ar-Raniry Sidang Tesis dengan Bahasa Arab

"Munzir dapat menjawab pertanyaan dengan bagus, dengan bahasa yang bagus dan alhamdulillah memuaskan"

Mahasiswa S2 Ilmu Dakwah UIN Ar-Raniry Sidang Tesis dengan Bahasa Arab
Proses sidang munaqasyah tesis Mahasiswa program pasca sarjana (S2) Ilmu Dakwah UIN) Ar-Raniry, Munzir yang berjudul “Assalibul Khitab Ad Da'wi”

Mahasiswa S2 Ilmu Dakwah UIN Ar-Raniry Sidang Tesis dengan Bahasa Arab

"Munzir dapat menjawab pertanyaan dengan bagus, dengan bahasa yang bagus dan alhamdulillah memuaskan"

Banda Aceh - Munzir, Mahasiswa program pasca sarjana (S2) Ilmu Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry mengikuti sidang munaqasyah tesis yang berjudul “Assalibul Khitab Ad Da'wi” dengan menggunakan bahasa Arab, di ruang sidang III kampus setempat, Rabu 4 April 2018.

Muzir mengatakan, alasan ia menulis tesis tenang Pola Pesan Dakwah dalam Al-Quran, Kajian Terhadap Ayat-ayat Dakwah yang ada Dalam Al-Quran Menurut Tafsir Ibnu Katsir adalah untuk membuat perpaduan antara dakwah dengan Bahasa Arab.

"Saya sebenarnya tertarik untuk memadukan, membuat perpaduan antara bahasa Arab dengan Dakwah. Di mana sebelumnya mahasiswa Ilmu Dakwah belum ada yang mencoba menulis dalam bahasa Arab. Menurut saya dakwah dan bahasa Arab tidak bisa dipisahkan, harus sejalan," kata Munzir.

Sidang Tesis ini diuji oleh Dr Fauzi Saleh MA (ketua), Dra Hamdiah A Latif MA (sekretaris), Dr Ismail Muhammad MA (anggota), Moch Fajarul Falah MA PhD (anggota), Dr Abizal M Yati Lc MA (anggota) dan Dr Nurkhalis Sofyan MA (anggota).

Ketua pimpinan Sidang Munaqasyah, Dr Fauzi Saleh MA mengatakan, ujian ini adalah salah satu kebanggaan pihaknya kepada penulis, karena dia adalah orang pertama yang menulis Tesis Ilmu dakwah dalam Bahasa Arab.

"Ini merupakan salah satu kebanggaan kita kepada beliau, karena termasuk pertama yang menulis dari prodi ini dalam bahasa Arab. Kemudian mendapatkan 'Itiraf dari penguji," katanya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada penulis karena sudah berani menulis Tesis dalam bahasa Arab, walaupun dia bukan mahasiswa dari prodi bahasa.

"Munzir dapat menjawab pertanyaan dengan bagus, dengan bahasa yang bagus dan alhamdulillah memuaskan," ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua Prodi S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam, Dr. Abdul Rani Usman, M.Si juga memberikan apresiasi kepada Munzir karena sudah menulis Tesis dalam Bahasa Arab.

"Saya merasa bangga, karena sebelumnya saya menyarankan kepada dia untuk menulis Tesis dalam bahasa Arab, tapi dia termotivasi dan akhirnya menulis Tesis dalam bahasa Arab," ujarnya.

Penulisan Tesis dalam bahasa Arab, kata Rani merupakan salah satu untuk pengambangan prodi S2 KPI agar mampu bersaing di tingkat internasional dan juga dapat menunjukkan kualitas mahasiswa.

"Silahkan mahasiswa bagi yang mampu berbahasa Arab, Inggris, mandarin dan bahasa asing lainnya, agar menulis tesisnya dalam bahasa tersebut. Agar masyarakat tau bagaimana kualitas mahasiswa S2 KPI," ujarnya lagi.