Mahasiswa Subulussalam Tuntut Proses Dana Hibah Beasiswa 2018

Mahasiswa menuntut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam untuk bertanggungjawab atas ketiadaan Kouta CPNS Kota Subulussalam tahun 2018.

Mahasiswa Subulussalam Tuntut Proses Dana Hibah Beasiswa  2018

Mahasiswa Subulussalam Tuntut Proses Dana Hibah Beasiswa 2018

Mahasiswa menuntut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam untuk bertanggungjawab atas ketiadaan Kouta CPNS Kota Subulussalam tahun 2018.

Banda Aceh - Himpunan Pelajar Perantuan Syekh Hamzah Fansuri (HPP SHaF) Kota Subulussalam menggelar aksi unjuk rasa di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, 18 September 2018.

Aksi mahasiswa asal Kota Subulussalam itu berdasarkan surat tanda terima pemberitahuan dari Polres Kota Banda Aceh, nomor STTP/7/IX/YAN.2.2/2018.

Para mahasiswa HPP-SHaF menuntut Pemerintah Kota Subulussalam yang tidak memproses dana hibah Beasiswa tahun 2018, yang sudah di Alokasikan sebesar 1.3 M, dan menuntut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam untuk bertanggungjawab atas ketiadaan Kouta CPNS Kota Subulussalam tahun ini akibat tidak menyerahkan Anjab dan ABK.

Koordinator Aksi, Heriono menegaskan, persoalan beasiswa tersebut hampir setiap tahun bermasalah, Kadis pendidikan itu juga dinilai tidak konsisten dalan menjalankan jabatan nya sebagai kadis PK.

"Kami berharap pemerintah segera mencopot Kadis pendidikan tersebut karena persoalan beasiswa ini terus menerus menjadi masalah.," tegasnya.

Sedangkan ketua HPP-SHaF Hasby Bhancin mengharapkan agar Walikota Subulussalam menanggapi tuntutan mereka agar persoalan ini tidak berlarut larut dan merugikan mahasiswa kota Subulussalam. 

Setelah berorasi selama dua jam mahasiswa asal Subulussalam itu membubarkan diri secara tertib.[]