Mengelola Sampah Bisa Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Mengelola Sampah Bisa Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Ketua TP PKK Aceh, Darwati Agani membuka pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga untuk bank sampah dan pupuk organik di hotel Diana Banda Aceh, Sabtu, 11/11/2017. (Foto: Humas Aceh)

Mengelola Sampah Bisa Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Banda Aceh – Ketua TP-PKK Aceh, Darwati A Gani mengajak masyarakat Aceh mengelola sampah rumah tangga untuk dijadikan pupuk maupun kerajinan tangan yang memiliki nilai jual.

Hal tersebut disampaikan Darwati saat membuka Pelatihan Pegelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Bank Sampah dan Pupuk Organik di Hotel Diana, Sabtu 11 November 2017.

“Kita dapat melalukannya dengan memisahkan sampah organik dan anorganik, sampah organik dapat dijadikan pupuk sementara sampah anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang yang lebih berguna,” katanya.

Selain memisahkan sampah. kata Darwati, juga dapat dilakukan “recycle” atau mendaur ulang kembali barang yang telah menjadi sampah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual.

Saat ini lanjut Darwati, masih banyak ibu rumah tangga yang tidak peduli dengan pengelolaan sampah, dan masih sering membuang sampah di selokan atau ke sungai bahkan di pinggir jalan sehingga terjadi penumpukan sampah.

“Para ibu rumah tangga seharusnya bisa memisahkan sampah-sampah rumah tangga tersebut untuk dijadikan pupuk, atau didaur ulang,” ujarnya.

Darwati berharap, melalui peran Tim Penggerak PKK beserta kader khususnya Pokja III dapat menggerakkan masyarakat untuk ikut serta dalam pengelolaan sampah seperti pembentukan bank sampah di setiap gampong di seluruh Aceh.

“Para peserta pelatihan ini, kiranya saat ketika kembali ke daerah masing-masing mampu memberikan informasi bagaimana cara pengelolaan sampah rumah tangga dengan benar yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Darwati.

Pelatihan yang akan berlangsung selama empat hari tersebut diikuti 48 peserta dari Pokja III TP-PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Gampong dari 8 kabupaten/Kota di Aceh dan dilatih sejumlah narasumber.[]