Miswar Fuady: PNA Menuju Partai Kader dan Moderen

"Waktu yang akan datang, PNA  akan menjadi partai yang berhasil dalam rekrutmen, pendidikan, dan komunikasi politik antara rakyat dan pemerintah"

Miswar Fuady: PNA Menuju Partai Kader dan Moderen
Sekjend DPP PNA, Miswar Fuady

Miswar Fuady: PNA Menuju Partai Kader dan Moderen

"Waktu yang akan datang, PNA  akan menjadi partai yang berhasil dalam rekrutmen, pendidikan, dan komunikasi politik antara rakyat dan pemerintah"

Banda Aceh - Sekjend DPP PNA, Miswar Fuady menyatakan, PNA akan menjadi partai yang menggiring partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik dan sebagai saluran aspirasi masyarakat dalam memajukan kehidupan  yang demokratis, serta untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

"Untuk itu, PNA sangat mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Aceh," katanya menyambut ulang tahun ke PNA yang dipusatkan di Makam Syiah Kuala, Banda Aceh, Senin 4 Desember 2017

Menurut Miswar, dalam ulang tahun ke 6 PNA, dirinya memiliki cita-cita menjadikan PNA sebagai partai yang modern yang merupakan wujud  gabungan dari partai kader dan partai massa.

"Waktu yang akan datang, PNA  akan menjadi partai yang berhasil dalam rekrutmen, pendidikan, dan komunikasi politik antara rakyat dan pemerintah," tegasnya.

Miswar juga menegaskan, sebagai partai modern, PNA harus memiliki sistem dan manajemen yang baik, selain kemandirian dalam membiayai aktivitas politiknya. 

"Partai yang kuat adalah partai yang mampu menggerakkan semua sendi kehidupan partai secara baik dan konsisten," ujarnya.

Untuk itu, katanya, PNA harus mampu menegakkan aturan partai dan keadilan bagi anggotanya serta dapat berfungsi sebagai saluran aspirasi masyarakat dalam mempengaruhi kebijakan publik. Satu lagi, partai  modern akan bertanggung jawab atas janji yang telah disampaikan dan  disosialisasikan saat kampanye, khususnya pada Pileg 2019 nanti sebagai janji politik pada masyarakat.

"Untuk sekarang ini, selaku salah satu partai pengusung Irwandi-Nova, maka PNA punya kewajiban dan tanggungjawab untuk mengawal pemerintah ini lima tahun ke depan untuk bersatu menyongsong Aceh hebat, Insya Allah," pungkas Sekjen PNA.[]