MPD Bener Meriah Gelar Konsultasi Publik Terkait Rancangan Qanun Pendidikan 

Qanun peran serta masyarakat dalam bidang pendidikan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. 

MPD Bener Meriah Gelar Konsultasi Publik Terkait Rancangan Qanun Pendidikan 

MPD Bener Meriah Gelar Konsultasi Publik Terkait Rancangan Qanun Pendidikan 

Qanun peran serta masyarakat dalam bidang pendidikan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. 

Bener Meriah - Majlis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Bener Meriah menggelar konsultasi publik terkait rancangan qanun peran masyarakat dalam bidang pendidikan di Kabupaten Bener Meriah. Rabu 17 Oktober 2018 di Aula Sekdakab setempat. 

Dalam laporannya Kepala Sekretariat MPD Bener Meriah, Safaruddin, S. Pd menyampaikan, konsultasi publik terkait rancangan qanun peran serta masyarakat dalam bidang pendidikan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. 

"Adapun peserta yang diundang sebanyak 40 orang yang meliputi, perwakilan komite sekolah, kepala sekolah, Reje Kampung, mukim, unsur Dinas Pendidikan, Kemenag, LSM, MPU, dan unsur MPD sendiri," jelasnya. 

Sementara Seketaris daerah (Sekda) Bener Meriah, Drs. Ismarissiska, MM dalam arahanya menyampaikan, terkait dengan rancangan qanun peran masyarakat dalam pendidikan yang diinisiasi MPD, atas nama pemerintah daerah sanggat mengapresiasi. 

Dalam kesempatan itu, Ismarissiska juga mengharapkan agar kearifan lokal jangan sampai ketinggalan.

"Kami sanggat berharap kepada pemerintah Aceh, di Banda Aceh kita memiliki Gedung Wali Nanggroe, dan kami sudah beberapa kali mengusulkan agar miniatur setiap kabupaten dipajangkan di sana. 

Dihadapan perwakilan Unisyiah, Ismarissiska menyebutkan, di Aceh terdapat sedikitnya delapan suku yang memiliki kebudayaan masing-masing, dan perlu untuk disamakan posisinya.[]