Musisi Rayakan Hari Musik Nasional

Program “1.000 Song Selection

Musisi Rayakan Hari Musik Nasional
Musisi bersama Wakil Ketua DPR  Taufik Kurniawan di Gedung DPR. [Foto: M. Fauzam GD]

Musisi Rayakan Hari Musik Nasional

Program “1.000 Song Selection

Jakarta  - Wakil Ketua DPR  Taufik Kurniawan menyambut positif rencana kegiatan musikal dan sosial selama seminggu untuk memaknai Hari Musik Nasional 2018. Kegiatan pada 3 - 9 Maret dilaksanakan di Jakarta dan kota-kota sekitarnya. Hari Musik Nasional sendiri jatuh pada 9 Maret, bertepatan dengan tanggal lahir WR Soepratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Hal itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013.

“Keppres itulah, antara lain, bentuk perhatian pemerintah untuk sektor musik. Tujuannya adalah untuk menghormati pahlawan pencipta lagu kebangsaan, sekaligus menjaga semangat para musisi dalam berkarya, agar musik terus berjaya sehingga mampu mengangkat martabat bangsa,” kata Taufik Kurniawan di hadapan musisi yang tergabung dalam kepanitiaan Hari Musik Nasional 2088 di DPR, Selasa (6/2/2018).

Taufik menuturkan, bahwa sekarang adalah saat yang tepat bagi masyarakat dan pemerintah untuk mengoptimalkan kreativitas musik Indonesia, setelah sekian saat mengalami keterpurukan lantaran kurangnya antisipasi terhadap perkembangan dan pergeseran teknologi.

“Sekarang kan era digital. Mestinya segala hal yang berkaitan dengan musik dapat dikelola dengan cara yang lebih efisien dan modern, sehingga berefek besar dan positif pada sekor ekonominya. Musisi sejahtera, negara bertambah pendapatannya,” tuturnya..

“Ada expo musik, seminar, aksi peduli sosial, panggung musik di kecamatan-kecamatan, serta penyerahan award’s kepada musisi maupun para profesionalis bidang lain yang berkontribusi besar terhadap sektor musik,” kata Ali Akbar ketua Panitia Hari Musik Nasional 2018 yang juga dikenal sebagai penulis syair lagu-lagu Gong 2000 dan God Bless.

Satu lagi yang sangat menarik, kata Ali, adalah program “1.000 Song Selection”. Dalam program ini, Panitia HMN membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mengirimkan karya cipta musiknya guna dioptimalkan sektor ekonominya.

“Lagu kiriman masyarakat itu akan diseleksi dengan baik. Ditargetkan 1.000 lagu yang berkualitas dan memenuhi standar industri akan dirilis di berbagai jaringan market digital yang tersedia,” kata Ali Akbar yang juga pencipta sekaligus pelantun lagu Puisiku Terbang yang menyatukan tiga gitaris andal Ian Antono, Eet Sjahranie dan Pay itu.

Selaku Wakil Ketua DPR maupun pribadi yang sejatinya senang bermain musik, Taufik menyatakan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan Hari Musik Nasional 2018. “Kita harapkan berbagai instansi pemerintah maupun swasta dapat membantu agenda ini seoptimal mungkin,” katanya.

Ketua PAPPRI Jakarta Raya, Maxie Mamiri, mengungkapkan bahwa rencana kegiatan Hari Musik Nasional 2018 telah dirapatkan oleh Panitia dengan Pemprov DKI Jakarta, dan sedang dikomunikasikan dengan pemerintah daerah Bogor, Tengerang dan Bekasi.

“Pemprov DKI Jakarta telah menyatakan siap mendukung dan menyukseskan agenda Hari Musik Nasional 2018,” kata Tito Soemarsono, Sekretaris Panitia Hari Musik Nasional 2018. 

Di antara 50-an musisi itu antara lain Hamdan ATT, Yus Yunus, Hendro Saky, Tito Soemarsono, Maxie Mamiri, Koko Thole, Timur Priyono, Rere Grass Rock, Ega Blackout, Ayat Whizzkid, Amir Roez, Rere Reina, Roro Rachmawati, Boy Sandi, Rentosaky Ugie Uturiya, Ali Akbar. Jamal Mirdad yang saat ini tengah menjadi anggota DPR RI pun tampak membaur di tengah para musisi itu.