Pasca Pencabutan Nomor Urut, Paslon Petahana Aceh Selatan di Bully Netizen di Medsos

Ironisnya lagi, nomor urut 2 justru jatuh kepada pasangan calon H Azwir S.Sos – Tgk Amran yang tak lain merupakan rival terberat dari paslon incumbent.

Pasca Pencabutan Nomor Urut, Paslon Petahana Aceh Selatan di Bully Netizen di Medsos
Paslon petahana HT Sama Indra SH – Drs H Harmaini M.Si dibully netizen di media sosial (Medsos).

Pasca Pencabutan Nomor Urut, Paslon Petahana Aceh Selatan di Bully Netizen di Medsos

Ironisnya lagi, nomor urut 2 justru jatuh kepada pasangan calon H Azwir S.Sos – Tgk Amran yang tak lain merupakan rival terberat dari paslon incumbent.

Tapaktuan – Pasca berlangsungnya pencabutan nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang dilaksanakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Selasa (13/2). Paslon petahana HT Sama Indra SH – Drs H Harmaini M.Si dibully netizen di media sosial (Medsos).

Hal itu disebabkan karena calon incumbent HT Sama Indra SH – Drs H Harmaini M.Si yang selama ini mempopulerkan dirinya dengan simbol dua jari, ternyata mendapat nomor urut 5 saat pengundian nomor urut. Ironisnya lagi, nomor urut 2 justru jatuh kepada pasangan calon H Azwir S.Sos – Tgk Amran yang tak lain merupakan rival terberat dari paslon incumbent.

“Ini bagian dari tanda-tanda atau kode alam yang dinampakkan ALLAH SWT. Bisa jadi ALLAH tidak merestui lagi incumbent melanjutkan kepemimpinan periode ke dua,” ungkap sejumlah warga yang hadir dilokasi pencabutan nomor urut.

Tidak hanya itu, hasil pengundian nomor urut yang menempatkan paslon incumbent di urutan 5 juga di bully oleh para netizen di media sosial seperti facebook dan WhatsApp (WA). Para warga net banyak yang memasang meme sejumlah foto-foto paslon HT Sama Indra – H Harmaini bersama tim pendukungnya yang mengacungkan salam dua jari.

“Terima kasih telah berkampanye gratis untuk pasangan calon H Azwir – Tgk Amran (Azam),” tulis netizen di wall facebooknya.

Kegiatan pengundian nomor urut yang diselenggarakan KIP Aceh Selatan diikuti tujuh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan yang akan bertarung pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang. Dari tujuh paslon tersebut, untuk nomor urut 1 adalah Tgk Husin Yusuf, S.Pdi – Dr. Mustafril, ST,M.Si (calon independen). Nomor urut 2 paslon H Azwir S.Sos – Tgk Amran (di usung PNA, Hanura, PDIP, PKB dan PDA). Nomor urut 3 paslon Drs H Zulkarnaini M.Si – M. Jasa (calon independen).

Nomor urut 4 paslon Darman SP, MM – Baital Makmur, SE (calon independen), nomor urut 5 paslon HT Sama Indra SH – Drs H Harmaini M.Si (diusung Demokrat, PAN, NasDem, PPP, Golkar, Gerindra dan PKS), nomor urut 6 paslon H Mirwan MS, SE – Zirhan, SP (diusung PA, PKPI dan PBB) serta terakhir nomor urut 7 paslon H Karman BA, SE – Afdhal Yasin (calon independen).

Ketua KIP Aceh Selatan, Khairunis Absyir dalam sambutannya mengatakan, dengan telah selesainya pengundian nomor urut paslon menandakan bahwa tahapan pencalonan paslon yang dimulai sejak 11 Oktober 2017 lalu telah berakhir yang selanjutnya memasuki tahapan kampanye hingga 24 Juni 2018.

Pihaknya, kata Khairunis, memberi apresiasi yang tinggi terhadap TNI/Polri serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah bekerja maksimal menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tahapan Pilkada 2018 yang telah dilalui berjalan lancar dan sangat kondusif. “Apresiasi yang tinggi khusus kami sampaikan kepada seluruh Polsek di 18 kecamatan se-Aceh Selatan yang berinisiatif menggelar pertemuan dengan jajaran penyelenggara Pilkada serta tim pemenangan pasangan calon di tingkat kecamatan untuk menciptakan suasana yang teduh dan nyaman di wilayah masing-masing,” imbuh Khairunis Absyir.

Pihaknya, sambung Khairunis, mengharapkan kepada pasangan calon beserta tim pendukungnya agar bertarung secara profesional dalam merebut kemenangan pada Pilkada 2018. Sebab, kata dia, ketentraman dan kenyamanan serta kondisi keamanan yang kondusif di tengah-tengah masyarakat dinilai jauh lebih penting dari pada kemenangan politik yang didapat dengan cara-cara tidak baik.

“Percayalah seluruh gerak-gerik dan niat yang tertanam dalam hati kita semua telah lebih dulu diketahui oleh ALLAH SWT. Tidak perlu melakukan hal-hal yang melanggar aturan sebab siapa yang akan memenangi Pilkada 2018 nanti memang sudah diatur dan tercatat oleh ALLAH SWT,” pungkasnya.[]