Pecinta Alam Aceh Galang Dana untuk Lombok

Ide untuk melakukan aksi peduli Lombok muncul dari komunikasi dengan beberapa lembaga pecinta alam di Banda Aceh dan Aceh Besar

Pecinta Alam Aceh Galang Dana untuk Lombok

Pecinta Alam Aceh Galang Dana untuk Lombok

Ide untuk melakukan aksi peduli Lombok muncul dari komunikasi dengan beberapa lembaga pecinta alam di Banda Aceh dan Aceh Besar

Banda Aceh - Gabungan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh (UKM Gainpala) ditunjuk sebagai koordinator pada aksi Pecinta Alam Aceh Peduli gempa Lombok Nusa Tenggara Barat, aksi tersebut telah berlangsung sejak 11 Agustus 2018 lalu.

Koordinator Aksi, Ahmad Murtaza Khueng kepada media ini, Jumat (17/8/2018) mengatakan, aksi tersebut dilakukan atas inisiasi beberapa lembaga Pecinta Alam Indonesia yang ada di Aceh untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah akibat gempa yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu.

“Ide untuk melakukan aksi peduli Lombok muncul dari komunikasi dengan beberapa lembaga pecinta alam di Banda Aceh dan Aceh Besar, namun setelah dibangun komunikasi dengan lembaga pecinta alam di seluruh Aceh, Alhamdulillah banyak yang ingin berpartisipasi,” ujarnya.

Ahmad Murtaza menyebutkan, lembaga pecinta alam Aceh yang ikut dalam aksi tersebut antara lain Gainpala UIN Ar-Raniry, Mapala Unmuha, Mapala Smak USM, Pandayana Unaya, Mapala STIK Pantee Kulu, sementara dari Unsyiah bergabung beberapa dari fakultas yakni Mapala FKIP, Caniva Pertanian, Mapala Hukum dan Metalik FEB.

Ditambahkan, selain dari Banda Aceh juga ikut serta pecinta alam dari luar Banda Aceh, antara lain Edelwis Politeknik Lhokseumawe, Kopala Pidie, Macila Aceh Besar, Hiwapatala Abes dan Magipala. Mereka bergabung dalam aksi ini bersama turun ke lapangan untuk mencari sumbangan pada masyarakat Aceh.

“Kami melakukan aksi pas pada momentum Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke 7 yang berlangsung Banda Aceh, tim dibagi pada beberapa titik keramaian, seperti Taman Ratu Safiatuddin, Blang Padang, Taman Sari dan Persimpangan jalan (lampu lalulintas),” kata Khueng.

Murtaza menyebutkan, selama aksi tersebut tim berhasil mengumpulkan dana sebanyak 13 juta lebih, selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan Mapala Indonesia (Pusat) yang sedang berada di lokasi bencana tentang mekanisme penyalurannya.

Sementara itu, Ketua Gainpala UIN Ar-Raniry Khalati Kajib, menyampaikan terima aksih kepada pecinta alam Aceh yang telah mempercayakan Gainpala UIN Ar-Raniry sebagai koordinator dan tempat pendirian posko, yakni di PKM UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.

Dikatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak pimpinan UIN Ar-Raniry untuk mengirim relawan yang akan bertugas di wilayah gempa, karena menurut informasi dari Mapala Pusat, yang sangat dibutuhkan saat ini adalah relawan yang siap mendampingi masyarakat baik dibidang traumahiling maupun kegiatan lainnya bersama masyarakat dan anak-anak korban gempa.

“Direncanakan pada Senin, 20 Agustus mendatang tim akan beraudiensi dengan Pemerintah Aceh dan Kepala Lanut SIM untuk membicarakan proses memberangkatkan relawan dari komunitas pecinta alam Aceh ke Lombok NTB, kami berharap dukungan dari berbagai pihak,” ujar Khalati.[]