Pemerintah Aceh Resmikan Pusat Layanan Autis

Alhamdulillah, di Aceh kita telah memiliki beberapa ahli yang paham dalam menangani kasus autisme ini

Pemerintah Aceh Resmikan Pusat Layanan Autis
Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melaunching Pusat Layanan Autis Aceh di Kota Banda Aceh.

Pemerintah Aceh Resmikan Pusat Layanan Autis

Alhamdulillah, di Aceh kita telah memiliki beberapa ahli yang paham dalam menangani kasus autisme ini

Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melaunching Pusat Layanan Autis Aceh di Jalan Malikul Saleh, Gampong Lamlagang Kota Banda Aceh, Rabu 6 Desember 2017.

Dalam sambutannya, Wagub menjelaskan, autisme merupakan gangguan perkembangan yang mengakibatkan seseorang mengalami hambatan dalam hal sosialisasi, komunikasi dan juga perilaku. 

"Saat ini, kita memang belum memiliki data akurat jumlah anak yang menderita autis di Indonesia. Namun para ahli memastikan penderita autisme mengalami kenaikan pesat dari tahun ke tahun. Kondisi ini terjadi pula di Aceh, sehingga mendorong Pemerintah Aceh menghadirkan pusat layanan khusus anak penderita autis," ujarnya.

Dengan hadirnya pusat layanan ini, kata Nova, diharapkan penanganan anak dengan autisme dapat dilakukan sejak dini,lebih intensif, dan terfokus. Sehingga tumbuh kembang anak menjadi lebih baik, dan saat dewasa nanti mereka dapat bersosialisasi dan berkomunikasi dengan baik.

"Perlu dipahami, autis ini bukanlah penyakit. Autis pada dasarnya merupakan semacam gangguan yang bukan tidak bisa disembuhkan. Dengan sistem terapi intensif dan terpadu, anak-anak yang mengalami autisme bisa kembali menjalani kehidupan normal seperti yang lainnya," katanya.

Wagub menjelaskan, salah satu bentuk terapi yang ideal untuk penderita autis ini adalah dengan menerapkan konsep Applied Behavior Analysis atau ABA yang sudah berhasil diterapkan di negara-negara maju.

"Alhamdulillah, di Aceh kita telah memiliki beberapa ahli yang paham dalam menangani kasus autisme ini. Para ahli itulah yang nantinya akan memberikan terapi kepada anak-anak yang membutuhkan penanganan intensif secara gratis untuk penderita sampai usia di bawah 18 tahun,” cetusnya.

Untuk itu, kepada masyarakat yang memiliki anak yang mengalami autisme, Nova mengimbau untuk membawahnya ke pusat layanan ini untuk mendapatkan terapi dari para terapis yang telah disediakan.

"Dengan demikian, kita berharap Generasi Aceh Carong sebagaimana visi Pemerintah Aceh, semakin dapat kita wujudkan," tutup Wagub.[ ]