Pemerintah Bener Meriah Beri Pelatihan Al Hafidz untuk 25 Imam Kampung

Selain pelatihan al-hafidz kader imam masjid dan imam kampung, juga dilakukan penyaluran insentif kepada guru TPA

Pemerintah Bener Meriah Beri Pelatihan Al Hafidz untuk 25 Imam Kampung

Pemerintah Bener Meriah Beri Pelatihan Al Hafidz untuk 25 Imam Kampung

Selain pelatihan al-hafidz kader imam masjid dan imam kampung, juga dilakukan penyaluran insentif kepada guru TPA

Bener Meriah - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Syariat Islam menggelar pelatihan Al-Hafidz Kader Imam Masjid dan Imam Kampung Se-kabupaten Bener Meriah yang dibuka langsung Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE  di Masjid Nur Nabawi Pemda, Senin 4 Juni 2018.

"Selain pelatihan al-hafidz kader imam masjid dan imam kampung, hari ini juga dilakukan penyaluran insentif kepada guru TPA," kata Pelaksanaan harian (Plh) Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah Drs. Aladiyan AR.

Menurutnya, pelatihan al-hafidz kader imam masjid dan imam Kampung akan dilaksanakan dalam 9 gelombang, di mana gelombang pertama uakan di ikuti sebanyak 25 orang, sementara untuk yang lainnya akan dilaksanakan setelah Adul Fitri. .

"Pemintah daerah juga penyaluran insentif untuk guru TPA sebanyak 1085 orang," jelasnya

Sementara itu Bupati Bener Meriah, Ahmadi dalam arahannya menyampaikan, mewujudkan Bener Meriah yang harmoni dan Islami merupakan visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi.

"Visi-misi pemerintahan kami dan janji kampanye dulu adalah mewujudkan Bener Meriah yang harmoni, sejahtera dan Islami ," sebut Ahmadi.

Untuk itu, katanya, cita-cita kami adalah seluruh imam masjid dan kampung di isi imam yang hafidz, oleh karenanya dengan pelatihan kader imam masjid dan kampung ini semoga cita-cita itu dapat terwujud. 

"Kami juga akan memberikan insentif kepada 1085 guru TPA untuk tiga bulan, sebelumnya juga telah diberikan insentif bulan Januari sampai Maret," jelasnya.

"Nilai yang kami berikan memang tidak seberapa bila dibandingkan dengan apa yang telah diberikan guru TPA kepada anak-anak, namun ini merupakan bentuk perhatian pemerintah Bener Meriah," tambahnya.

Ahmadi berharap, untuk 2019 insentif guru TPA dapat meningkat, baik dari pemerintah maupun dari dana desa. 

"Untuk peserta al-hafidz kader imam masjid dan kampung yang 25 orang ini akan dikarantinakan di masjid ini selama 10 hari ke depan. Dan selama pelatihan kan diberikan biaya transportasi," ujarnya.

Ahmadi menambahkan,  visi misi pemerintahannya bukan mengislamkan orang Islam, tapi igin mengamalkan ajaran islam, salah satunya dengan memperbaiki bacaan Al-Qur'an dengan benar.[]