Pengguna Facebook Bakal Bisa Hapus Pesan Terkirim

“Kami akan membuat fitur hapus pesan yang lebih luas tersedia."

Pengguna Facebook Bakal Bisa Hapus Pesan Terkirim

Pengguna Facebook Bakal Bisa Hapus Pesan Terkirim

“Kami akan membuat fitur hapus pesan yang lebih luas tersedia."

San Francisco - Akhir pekan lalu dilaporkan bahwa pesan Facebook dari Mark Zuckerberg dan eksekutif  Facebook lainnya yang dikirim ke pengguna secara misterius menghilang.

Pengguna tidak mampu menghapus pesan yang telah dikirim, tetapi para eksekutif Facebook itu dapat melakukannya. Facebook mengkonfirmasi kepada Tech Crunch bahwa pihaknya memang menghapus beberapa pesan setelah Tech Crunch melaporkan bahwa mereka memiliki tanda terima email sebagai bukti bahwa pesan dihapus.

Facebook juga mengungkapkan kepada Tech Crunch rencananya untuk meluncurkan fitur untuk menghapus pesan yang telah dikirim untuk pengguna Facebook.

“Kami akan membuat fitur hapus pesan yang lebih luas tersedia. Ini mungkin memerlukan beberapa waktu dan hingga fitur ini siap, kami tidak akan lagi menghapus pesan eksekutif apa pun. Kami seharusnya melakukan ini lebih cepat,” tulis Facebook.

Menurut Facebook, setelah peretasan email Sony tahun 2014, perusahaan menyiapkan sejumlah perubahan untuk melindungi komunikasi eksekutifnya.

"Setelah email Sony Pictures diretas pada tahun 2014, kami membuat sejumlah perubahan untuk melindungi komunikasi para eksekutif kami," kata juru bicara Facebook kepada CNET melalui email. "Ini termasuk membatasi periode retensi untuk pesan Mark di Messenger. Kami melakukannya dengan kepatuhan penuh dengan kewajiban hukum kami untuk menjaga pesan."

Facebook menjelaskan bahwa pihaknya sudah menawarkan fungsi pengatur waktu yang dapat digunakan pengguna untuk mengatur pesan agar menghapus dirinya sendiri setelah waktu yang ditentukan. Fitur ini hanya tersedia untuk percakapan jika dimulai dalam "percakapan rahasia".

Masalahnya, eksekutif Zuckerberg dan Facebook menghapus pesan dari percakapan pribadi dan biasa dengan pengguna, sehingga beberapa pihak tidak nyaman bahwa pesan itu dihapus tanpa pemberitahuan.

Sumber: Tempo