Peringati HAKI, Kejari Bener Meriah Tempel Stiker di Mobil Dinas

Pada tahun ini juga Kejari telah melaksanakan kegiatan pengawalan yang dilakukan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), antara lain pada Dinas Pekerjaan Umum, Peternakan, Sosial, dan Kesehatan

Peringati HAKI, Kejari Bener Meriah Tempel Stiker di Mobil Dinas
Kejaksaan Negeri Bener Meriah melakukan penempelan stiker bertuluskan pernyataan berantas korupsi  pada mobil dengan plat merah (mobil dinas), Jum'at 8 Desember 2017

Peringati HAKI, Kejari Bener Meriah Tempel Stiker di Mobil Dinas

Pada tahun ini juga Kejari telah melaksanakan kegiatan pengawalan yang dilakukan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), antara lain pada Dinas Pekerjaan Umum, Peternakan, Sosial, dan Kesehatan

Bener Meriah : Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Interpersonal (HAKI), Kejaksaan Negeri Bener Meriah melakukan penempelan stiker bertuluskan pernyataan berantas korupsi  pada mobil dengan plat merah (mobil dinas), Jum'at 8 Desember 2017.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah Rahmat Azhar mengatakan, pada tahun ini Kejari Bener Meriah telah melakukan langkah-langkah hukum antara lain, yaitu ada 1 penyelidikan dan langkah penuntutan yang telah dilakukan pada beberapa bulan lalu atas nama Sulaiman dan Drs. Junda.

"Pada tahun ini juga Kejari telah melaksanakan kegiatan pengawalan yang dilakukan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), antara lain pada Dinas Pekerjaan Umum, Peternakan, Sosial, dan Kesehatan," jelasnya.

Rahmat menambahkan, TP4D juga melakukan pengawalan dan pengaamanan terhadap pengunaan dana desa.

"Dibentuknya TP4D oleh Jaksa Agung  sebagai jawaban kekhawatiran pada pejabat, yang mana ada semacam ketakutan akan dipidanakan dalam melaksanakan program pemerintah.  Oleh karena itu Jaksa Agung membentuk TP4D dengan maksut tidak adalagi ketakutan pejabat saat mengunakan anggaran pemerintah," tuturnya.

Namun, kata Rahmat, walaupun TP4D dibentuk, Kejari tidak akan mengamini jika ada penyimpangan. 

Sementara itu, Bupati Bener Meriah, Ahmadi yang juga turut Aksi melakukan penempelan stiker pada mobil dinas bersama jajaran Kejari Bener Meriah menyatakan apresiasi dengan apa yang dilakukan Kejaksaan dalam mengkampayekan anti korupsi kepada SKPK mau aparat desa.

" Kita juga berencana terus mencegah penyelewangan pegunaan dana desa, baik yang kecil maupun yang besar. Karena kita berharap jangan ada korupsi d isini ," tegasnya.

"Dengan adanya TP4D, kita dari Pemerintah akan menguatkan pengawasan," timpal Ahmadi.[]