Peringati Hardiknas, Petugas TNGL ajak siswa SMPN 1 Kluet Timur jaga Alam 

Menurut Arif Saifudin, S.Si selaku petugas Pengendali Ekosistem Hutan TNGL, Pengelolaan lingkungan hidup dan ekosistem secara lestari dan berkelanjutan menjadi penentu keseimbangan alam. 

Peringati Hardiknas, Petugas TNGL ajak siswa SMPN 1 Kluet Timur jaga Alam 
Memperingati Hardiknas pada tanggal 02 Mei 2018, petugas TNGL melakukan Visit to Schoolguna memberikan pendidikan Bina Cinta Alam kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Kluet Timur. 

Peringati Hardiknas, Petugas TNGL ajak siswa SMPN 1 Kluet Timur jaga Alam 

Menurut Arif Saifudin, S.Si selaku petugas Pengendali Ekosistem Hutan TNGL, Pengelolaan lingkungan hidup dan ekosistem secara lestari dan berkelanjutan menjadi penentu keseimbangan alam. 

Tapaktuan – Dalam rangka memperingati HARDIKNAS yang jatuh pada tanggal 02 Mei 2018, petugas TNGL melakukan kunjungan ke sekolah (Visit to School) guna memberikan pendidikan Bina Cinta Alam kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Kluet Timur. Kegiatan dimulai pagi sekitar pukul : 09:00 WIB bertempat di Aula SMP Negeri 1 Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan Bina Cinta Alam kali ini mengangkat tema “Mari Menjaga Kelestarian Hutan dan Satwa Liar TNGL”. Sebagian besar pelajar SMP Negeri 1 Kluet Timur berasal dari desa yang berdampingan dengan hutan seperti desa Durian Kawan, Paya Dapur, Sapik, Lawe Sawah, Lawe Cimanok, dll. Sehingga kegiatan Bina Cinta Alam ini sangat penting guna mendukung semangat generasi muda untuk menjaga kelestarian hutan dan satwa liar yang tinggal di dalamnya.

Menurut Arif Saifudin, S.Si selaku petugas Pengendali Ekosistem Hutan TNGL, Pengelolaan lingkungan hidup dan ekosistem secara lestari dan berkelanjutan menjadi penentu keseimbangan alam. Jika ekosistem rusak dan tidak seimbang, maka bencana alam tinggal menunggu waktu saja. Ketika peristiwa bencana alam sudah terjadi, barulah mereka menyadari bahwa kehidupan makhluk hidup di muka Bumi akan berakhir dan berada diambang kepunahan, lanjutnya. Sehingga membangun semangat menjaga hutan dan satwa liar sejak dini untuk masa depan perlu ditanamkan pada generasi muda.

Kepala Bidang Pengelolaan TNGL Wilayah I Tapaktuan, Buana Darmansyah, S.Hut.T, di tempat terpisah menyatakan, kegiatan Visit to School ini difasilitasi oleh proyek BCCPGLE KFW dengan sasaran lembaga pendidikan formal mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Harapan beliau program kegiatan yang dijalankan dapat membawa dampak positif dan signifikan terhadap kehidupan keseharian siswa, baik dilingkungan keluarga, masyarakat maupun dilingkungan sekolah tempat dimana mereka menuntut ilmu.

Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kluet Timur, Bapak Nazarudin, S.Pd. pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan kegiatan kunjungan Visit to School yang dijalankan petugas TNGL di Sekolahnya. Alhamdulillah kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan. Menurutnya, rangkaian acara yang disampaikan petugas cukup menarik, mulai dari penyampaian materi Bina Cinta Alam dan Pengenalan Satwa Liar di Lindungi, Pemutaran Film Konservasi, Games Konservasi, dan berakhir dengan Quis yang berhadiah Souvenir Boneka Satwa Liar TNGL seperti Orangutan, Badak, dan Gajah sumatera. Selain itu untuk mengukur ketercapaian dari materi yang di sampaikan dilakukan pre test dan post test dengan tingkat pemahaman siswa diatas 80 %.

Salna salah seorang siswi SMP Negeri 1 Kluet Timur mengaku senang ikut partisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Bina Cinta Alam yang dilakukan oleh petugas TNGL ke sekolahnya, sangat menarik dan dapat menambah wawasan di bidang kehutanan dan satwa liar yang dilindungi Undang-Undang. Disamping itu Salna menambahkan, bahwa dengan mengikuti kegiatan ini kami mampu memaknai akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan satwa liar agar ekosistem di alam tetap seimbang, tutupnya. []