Peringati Hari Ibu ke-89, TP PKK Gelar Seminar Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya

"Dulu peran wanita indetik dengan pekerjaan rumah tangga, seperti melayani suami, mendidik anak dan menggurus pekerjaan rumah tangga, ini peran wanita mengalami banyak perubahan" kata Mariani.

Peringati Hari Ibu ke-89, TP PKK Gelar Seminar Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya
peringatan hari Ibu Ke 89 Dinas Pembedayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana menggelar seminar dengan tema Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya.

Peringati Hari Ibu ke-89, TP PKK Gelar Seminar Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya

"Dulu peran wanita indetik dengan pekerjaan rumah tangga, seperti melayani suami, mendidik anak dan menggurus pekerjaan rumah tangga, ini peran wanita mengalami banyak perubahan" kata Mariani.

Aceh Timur - Dalam rangka peringatan hari Ibu Ke 89 Dinas Pembedayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana menggelar seminar dengan tema "Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya". Kegiatan tersebut di gelar di Aula Gedung Serbaguna Pendopo Idi, Selasa 19 Desember 2017.

Wakil Ketua TP PKK Aceh Timur Ns. Mariani Binti Sulaiman dalam sambutan dan arahannya pada kegiatan seminar dalam rangka memperingati hari Ibu Ke 89 mengatakan, di era globalisasi, fenomena wanita karier seakan tidak dapat dibendung.

"Dulu peran wanita indetik dengan pekerjaan rumah tangga, seperti melayani suami, mendidik anak dan menggurus pekerjaan rumah tangga, ini peran wanita mengalami banyak perubahan" kata Mariani.

Untuk itu wanita tidak lagi puas dengan pekerjaan di rumah tangga sehingga banyak wanita yang memilih untuk terjun di dunia karier.

"Persoalannya, ketika wanita memilih untuk melayani sebuah pekerjaan (karier), terutama bagi wanita yang sudah menikah, maka dia akan memiliki peran ganda  yang dapat menimbulkan persoalan baru yang lebih konflik dan rumit," ungkap Mariani.

Sebelumnya, Leny Roziana, SE sekretaris DP3A dan KB selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan "tujuan pelaksanaan kegiatan seminar pada hari ini adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan baru bagi perempuan yang bekerja mengenai manajemen waktu yang baik dalam menyesuaiakan diri antara keluarga dan pekerjaan sehingga dapat meminimalisir konflik," katanya.

Sementara jumlah peserta seminar ini sebanyak 30 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) perempuan dilingkugan Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, dan seminar dilaksanakan selama satu hari

Adapun narasumber yang mengisi kegiatan seminar ini, adalah Suraiya Kamaruzzaman, ST, L, LM, M.T yang merupakan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Flower Aceh.[]

Turut hadir pada seminar dalam rangka memperingati hari Ibu ke 89 diantaranya, Drs. Zahri Asisten I bidang pemerintahan, Kepala dinas DP3A dan KB, Ir. Ah,mad serta tamu undangan lainnya.[]