Pilot Ini Ditangkap karena Mabuk Saat Mau Terbang

Jitsukawa gagal setelah melakukan tes nafas selang selama 50 menit.

Pilot Ini Ditangkap karena Mabuk Saat Mau Terbang

Pilot Ini Ditangkap karena Mabuk Saat Mau Terbang

Jitsukawa gagal setelah melakukan tes nafas selang selama 50 menit.

London - Seorang pilot Jepang ditangkap di Bandara Internasional Heatrhow karena kedapatan mabuk. Pilot Katusutoshi Jitsukawa (42 tahun) mengaku sudah lebih dari sembilan kali kedapatan mengonsumsi alkohol.

Pilot di maskapai Japan Airlines tersebut ditangkap pada 28 Oktober setelah melakukan rangkaian tes sebelum terbang. Dia gagal pada tes pernapasan.

Jitsukawa ditahan pihak berwenang bandara dan akan dijatuhi hukuman di Pengadilan Isleworth Crown pada 29 November mendatang. Pilot Jepang tersebut terbukti memiliki kadar 189 miligram alkohol per 100 ml dalam sistem tubuhnya. Sedangkan batas legal untuk seorang pilot adalah 20 miligram.

Ia mengaku bersalah karena melebihi batas alkohol di Pengadilan Uxbridge Magistrates pada Kamis (1/11). Media Jepang NHK melaporkan kecurigaan ini berawal dari pengendara bus yang mengendus aroma alkohol pada pilot tersebut.

Jitsukawa diketahui menjadi bagian dari penerbangan Japan Airlines (JAL) JL 44 ke Tokyo. Namun gagal setelah melakukan tes nafas selang 50 menit sebelum waktu keberangkatan.

Sementara Maskapai dengan pesawat Boeing 777 akhirnya diberangkatkan setelah mengalami penundaan keberangkatan selama 69 menit.

Setelah kejadian tersebut, pihak maskapai JAL mengeluarkan pernyataan permohonan maaf dan berjanji untuk melakukan tindakan dengan segera untuk mencegah kejadian serupa di masa-masa yang akan datang. "Keselamtan tetap menjadi proritas kami," ujar pernyataan JAL seperti dikutip laman BBC, Jumat.

Di Inggris, Wales dan Irlandia Utara, batas minimun pemakaian alkohol sebesar 80 miligram dibandingkan batas pilot 20 miligram.

Pada Juni lalu, pilot British Airways dipenjara selama delapan bulan oleh sebab tertangkap bertugas dengan 86mg alkohol dalam sistemnya. Dia muncul untuk bertugas di Bandara Gatwick setelah meminum tiga kali alkohol jenis vodka.

Sumber: NHK/ Republika